Posted on

Petenis tuan rumah beri awalan baik pada Australia Terbuka

Melbourne, Australia (ANTARA News) – Untuk pertama kalinya dalam 15 tahun penyelenggaraan Australia Terbuka, petenis “wildcard” Australia Alex Bolt berhasil lolos ke putaran ketiga tunggal putra usai mengalahkan petenis Prancis Gilles Simon.
   
Dengan suasana riuh ramai di lapangan tiga, petenis berusia 26 tahun itu mengunci kemenangan dengan 2-6, 6-4, 4-6, 7-6(8), 6-4 atas petenis peringkat 29 dunia itu, diiringi kemeriahan para penonton lokal.
   
Kemenangan Bolt diraih tidak lama setelah rekan “wildcard”nya yaitu Alexei Popyrin juga berhasil menang akibat Dominic Thiem, lawan tandingnya, berhenti dari pertandingan akibat sakit dengan skor 7-5, 6-4, 2-0, seperti yang dilansir dari Reuters, Kamis.
   
Total ada lima petenis Australia yang masuk ke putaran ketiga Australia Terbuka selain Bolt dan Popyrin, yaitu Alex de Minaur, petenis unggulan putri Ashleigh Barty, dan petenis putri “wildcard” Kimberly Birrell.
   
Sejauh ini, kesuksesan tersebut menjadi yang pertama bagi negara tersebut sejak tahun 2003.
   
Bolt yang merupakan penduduk Murray Bridge, sebuah kota kecil bergurun di Australia Selatan, kembali ke olahraga tenis pada tahun 2016 usai menemukan “dunia nyata”, serta pekerjaan membangun pagar dan buruh bukan hal yang ia sukai.
   
“Ini tak bisa dipercaya. Orang tua saya datang dari kota kami. Gilles juga pemain top. Ini memberi saya kepercayaan diri bahwa saya bisa (melakukan) lebih,” tutur Bolt usai melakukan selebrasi gila, melompat-lompat di lapangan dan berteriak layaknya prajurit Masai.
   
Selesai dengan membuat geram petenis “wildcard” Amerika Serikat Jack Sock pada pertandingan pembuka, Bolt bermain tanpa takut melawan Simon yang pernah menduduki peringkat enam dunia.
   
Ia mengungguli empat poin pertandingan di tiebreak keempat sebelum akhirnya merebut break penentuan di gim kesembilan set kelima.
   
Sementara Popyrin, peringkat 163, juga merangsek masuk ke putaran ketiga usai berhadapan dengan petenis peringkat 28 dari Prancis, Lucas Pouille.
   
Petenis berpostur tinggi yang mengidolakan petenis Argentina Juan Martin del Potro ini, berhak atas hadiah sedikitnya Rp1,55 miliar.
   
“Untuk jalan-jalan. Disimpan juga untuk tenis. Ya saya tidak akan berfoya-foya dengan uang ini,” kata Popyrin saat menjelaskan tujuan penggunaan hadiah tersebut. Demikian laporan Reuters.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Osaka kalahkan Zidansek di Australia Terbuka

Melbourne (ANTARA News) – Juara AS Terbuka Naomi Osaka melaju ke putaran ketiga setelah mengalahkan petenis non-unggulan asal Slovenia Tamara Zidansek  6-2 6-4 di Australia Terbuka di Melbourne, Kamis.

Osaka memanggil pelatihnya dan menenggak obat ketika memimpin 2-1 di set kedua melawan Zidansek tapi tampak dalam kondisi prima ketika dia mengalahkan petenis Slovenia itu dua set langsung.

“Saya bisa menyelesaikan dan memenangi pertandingan, jadi bukanlah masalah besar,” kata petenis Jepang berusia 21 tahun itu.

Namun, Osaka menolak untuk memberitahukan kondisinya sekarang setelah sempat mengalami cedera punggung akhir musim lalu.

“Ini adalah salah satu hal yang harus aku perhatikan, tapi aku tidak akan memberitahu kalian,” kata petenis Asia pertama yang meraih titel AS Terbuka itu.

“Kalian tidak akan pernah tahu,” kata dia.

Osaka yang menjadi unggulan keempat pada Australia Terbuka tahun lalu mencapai putaran empat dan menjadi pusat perhatian setelah menjadi juara Grand Slam di New York.

Tapi dia mengatakan masih belum terbiasa untuk memeluk rivalnya setelah pertandingan usai.

“Saya lebih terbiasa dengan jabat tangan. Setiap kali seseorang ingin memeluk, saya sangat bingung,” kata Naomi.

“Saya juga dibilang memiliki pelukan paling buruk,” kata dia. “Memeluk bukanlah situasi yang saya perlukan kecuali jika saya sangat kenal mereka. Dan saya tidak terlalu mengenal setiap orang, jadi…”

Osaka akan meladeni petenis Taiwan Hsieh Su-wei untuk tempat di putaran empat, memuaskan para penonton dari Jepang yang sudah terlebih dahulu melihat kemenangan Kei Nishikori lewat pergulatan lima set melawan Ivo Karlovic di pertandingan sebelumnya di Margaret Court Arena.

Baca juga: Nishikori lolos ke putaran tiga Australia Terbuka
Baca juga: Milos Raonic atasi Wawrinka dalam pertandingan empat set

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Naomi Osaka melaju ke putaran ketiga Australia Terbuka

Melbourne (ANTARA News) – Juara Amerika Serikat Terbuka, Naomi Osaka, melaju dengan mudah ke putaran ketiga Australia Terbuka di Melbourne,  Kamis, setelah meraih kemenangan dominan 6-2, 6-4 atas petenis Tamara Zidansek.

Petenis putri terbaik di Jepang itu memimpin pada set kedua dengan 2-1 dan terus mencetak angka melalui pukulan servisnya menjadi 4-2, meski sebelumnya diperkirakan akan memberikan kesempatan bagi lawannya untuk memenangkan gim pertandingan yang berlangsung di Margaret Court Arena itu.

Kendati begitu, Osaka menggelontorkan kemampuannya untuk menyusul kembali dan menggasak kemenangan di tiga gim selanjutnya sebelum menutup pertandingan dengan servisnya yang ganas.

Sebagaimana mengutip laporan Reuters, selanjutnya Osaka akan menghadapi Hsieh Su-wei dari Taiwan sebelum bisa masuk ke dalam putaran empat.

Sementara itu petenis tunggal putra dari Jepang yaitu Kei Nishikori juga berhasil melaju ke putaran ketiga usai mengalahkan Ivo karlovic dengan 6-3, 7-6(6), 5-7, 5-7, 7-6(7).

Baca juga: Nishikori lolos ke putaran tiga Australia Terbuka

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Nishikori lolos ke putaran tiga Australia Terbuka

Melbourne (ANTARA News) – Kei Nishikori lolos ke putaran tiga Australia Terbuka di Melbourne, Kamis, setelah lolos dari pertempuran lima set dan 59 ace dari Ivo Karlovic.

Petenis unggulan kedelapan dari Jepang itu cukup beruntung bisa meladeni petenis Kroasia yang memiliki serve keras itu.

Nishikori yang sudah unggul dua set terpaksa melakoni tiebreak sebelum mampu menutup pertandingan dengan menang  6-3 7-6(6) 5-7 5-7 7-6(7) di Margaret Court Arena.

Mantan finalis A.S. Terbuka itu sampai berlutut setelah berhasil menyelamatkan tiga breakpoint saat skor 4-4 di set kelima untuk mencegah pemain jangkung Karlovic (39) itu melakukan servis untuk menutup pertandingan.

Petenis Asia pertama yang pernah masuk final Grand Slam itu sempat bercanda jika Karlovic melakukan pukulan ace di pertandingan itu lebih banyak dari yang dia hasilkan dalam satu tahun.

“Bahkan setelah beberapa set dia masih melakukan servis sangat baik, dan ada terlalu banyak pukulan ace dan itu sangat menjengkelkan,” kata Nishikori.

“Saya lebih memilih bermain tiga set, tapi dia bermain sangat baik hari ini, dan di pertandingan pertama juga, dia sangat solid.”

“Saya bisa saja mengalami kekalahan di dua pertandingan ini, jadi saya harus memulihkan diri. Tapi, ini hanya dua pertandingan, jadi saya belum terlalu lelah,” kata Nishikori.

Finalis A.S. Terbuka 2014 itu beruntung bisa selamat setelah memimpin 6-3 di final tie-break yang memiliki  format baru 10 poin tie-break.

Nishikori menutup pertandingan dengan dua servis besar yang mendaratkan bola di bagian T lapangan untuk meloloskan dirinya ke putaran selanjutnya melawan petenis non-unggulan dari Portugal Joao Sousa.

Nishikori, yang tiga kali menjadi semi-finalis di Melbourne Park, berharap kepada dukungan para fans dari Jepang yang menyorakinya di pertandingan melawan Karlovic.

“Saya merasakan dukungan yang lebih di sini,” kata Nishikori.

“Kalian bisa melihat banyak orang Jepang dan juga orang Asia.  Saya merasa lebih nyaman bermain di Grand Slam ini daripada Grand Slam yang lain,” kata dia.

Baca juga: Nadal melenggang ke putaran tiga Australia Terbuka

Baca juga: Sharapova bakal bertemu Wozniacki di putaran tiga Australia Terbuka

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Milos Raonic atasi Wawrinka dalam pertandingan empat set

Melbourne (ANTARA News) – Petenis Milos Raonic memastikan langkahnya ke putaran ketiga turnamen tenis Australia Terbuka di Melbourne, Kamis, dengan kemenangan 6-7(4), 7-6(6), 7-6(11), 7-6(5) atas petenis yang pernah menjadi juara turnamen tersebut Stan Wawrinka.

Dalam salah satu pertandingan terbaik pada putaran-putaran pembuka, petenis yang memiliki tinggi badan 196cm beberapa kali meloloskan dari kesulitan menghadapi lawannya dengan penampilan elegan termasuk pukulan backhand satu tangan yang begitu merusak.

Petenis Kanada itu mengepalkan tangannya merayakan kemenangan setelah Wawrinka yang asal Swiss gagal dalam pukulan forehand dia ketika match point setelah pertandingan berlangsung ketat selama empat jam.

Raonic yang menjadi unggulan 16 turnamen itu, pada pertandingan putaran ketiga akan menghadapi petenis Prancis Pierre-Hugues Herbert, yang meraih kemenangan atas petenis Korea Selatan Chung Hyeon 6-1, 1-6, 6-2, 6-4, demikian dilaporkan Reuters.

Baca juga: Nishikori lolos ke putaran tiga Australia Terbuka

Baca juga: Sharapova bakal bertemu Wozniacki di putaran tiga Australia Terbuka

Baca juga: Nadal melenggang ke putaran tiga Australia Terbuka

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Tenis Australia Terbuka: Stan Wawrinka VS Milos Raonic

Tenis Australia Terbuka: Stan Wawrinka VS Milos Raonic

Petenis Swiss Stan Wawrinka mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Kanada Milos Raonic dalam  pertandingan tunggal putra babak kedua Turnamen Tenis Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Australia, January 17, 2019. ANTARA FOTO/Reuters-Lucy Nicholson/hp.

Posted on

Hasil pertandingan tenis ganda putra Australia Terbuka 2019

Jakarta (ANTARA News) – Berikut ini hasil pertandingan tenis nomor ganda putra kejuaraan Grand Slam, Australia Terbuka 2019 di Melbourne, dilansir Reuters, Rabu.

Putaran pertama:

Maximo Gonzalez (ARG)/Nicolas Jarry (CHI) kalahkan Max Purcell (AUS)/Luke Saville (AUS) 3-6, 6-4, 6-3
Roberto Carballes Baena (ESP)/Andrey Rublev (RUS) kalahkan Hugo Nys (FRA)/Benoit Paire (FRA) 6-2, 7-6(2)
Leonardo Mayer (ARG)/Joao Sousa (POR) kalahkan 14-Feliciano Lopez (ESP)/Marc Lopez (ESP) 6-4, 6-7(1), 6-3
Marcelo Demoliner (BRA)/Frederik Nielsen (DEN) kalahkan Gerard Granollers (ESP)/Marcel Granollers (ESP) 4-6, 6-4, 6-2
6-Raven Klaasen (RSA)/Michael Venus (NZL)  kalahkan Bradley Klahn (USA)/Mikhail Kukushkin (KAZ) 4-6, 6-4, 6-3
Luke Bambridge (GBR)/Jonny OMara (GBR) kalahkan Marius Copil (ROU)/Marton Fucsovics (HUN) 6-3, 6-1
Kevin Krawietz (GER)/Nikola Mektic (CRO) kalahkan Nicholas Monroe (USA)/Jeevan Nedunchezhiyan (IND) 4-6, 7-6(8), 7-5
 13-Ivan Dodig (CRO)/Edouard Roger-Vasselin(FRA) kalahkan Nick Kyrgios (AUS)/Matt Reid (AUS)  6-2, 7-6
12-Henri Kontinen (FIN)/John Peers (AUS)  kalahkan Santiago Gonzalez (MEX)/Aisam-Ul-Haq Qureshi (PAK)  6-3 (mundur)
 5-Pierre-Hugues Herbert(FRA)/Nicolas Mahut (FRA)  kalahkan David Marrero (ESP)/Mischa Zverev (GER) 7-6(4), 6-3
Denys Molchanov (UKR)/Igor Zelenay (SVK)  kalahkan Matteo Berrettini (ITA)/Marco Cecchinato (ITA) 4-6, 6-3, 6-3
Pablo Carreno Busta(ESP)/Guillermo Garcia-Lopez (ESP) kalahkan 15-Rohan Bopanna (IND)/Divij Sharan (IND) 6-1, 4-6, 7-5
Mao-Xin Gong (CHN)/Ze Zhang(CHN) kalahkan Martin Klizan (SVK)/ Marcin Matkowski (POL) 7-5, 5-7, 6-4
Adrian Mannarino (FRA)/ Andreas Mies (GER)  kalahkan Peter Gojowczyk (GER)/Albert Ramos-Vinolas (ESP) 6-4, 6-4
4-Bob Bryan (USA)/Mike Bryan (USA)  kalahkan Alex Bolt (AUS)/Marc Polmans (AUS) 7-6(4), 7-6(1)
7-Lukasz Kubot (POL)/Horacio Zeballos (ARG) kalahkan Aljaz Bedene (SLO)/Maximilian Marterer (GER) 7-5, 5-7, 6-3
Marcelo Arevalo (ESA)/James Cerretani (USA) kalahkan 9-Jean-Julien Rojer (AHO)/Horia Tecau (ROU) 7-5, 6-7(2), 6-3)
Ryan Harrison (USA)/Sam Querrey (USA) kalahkan 16-Robin Haase (NED)/Matwe Middelkoop (NED) 7-5, 4-6, 6-3
Austin Krajicek (USA)/Artem Sitak (NZL) kalahkan Leander Paes (IND)/Miguel Angel Reyes-Varela (MEX) 7-5, 7-6(4)

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Hasil pertandingan tenis ganda putri Australia Terbuka 2019

Jakarta (ANTARA News) – Berikut ini hasil pertandingan tenis nomor ganda putri kejuaraan Grand Slam, Australia Terbuka 2019 di Melbourne, Rabu, seperti dilansir Reuters.

Putaran pertama:

1-Barbora Krejcikova (CZE)/Katerina Siniakova (CZE) kalahkan Ana Bogdan (ROU/Anastasia Rodionova (AUS) 6-2, 6-2
Monique Adamczak (AUS)/Jessica Moore (AUS) kalahkan Aleksandra Krunic (SRB)/ Saisai Zheng (CHN) 6-1, 6-4
Alize Cornet (FRA)/Petra Martic (CRO) kalahkan Magda Linette (POL)/Ajla Tomljanovic (AUS) 2-6, 6-0, 6-0
Samantha Stosur (AUS)/Shuai Zhang (CHN) kalahkan Viktoria Kuzmova (SVK)/Magdalena Rybarikova (SVK) 7-6(3), 6-2
Nao Hibino (JPN)/ Desirae Krawczyk (USA) kalahkan 14-Miyu Kato (JPN)/ Makoto Ninomiya (JPN) 3-6, 6-4, 6-3
Shuko Aoyama (JPN)/ Lidziya Marozava (BLR) kalahkan 12-Anna-Lena Groenefeld(GER)/ Vania King (USA) 6-4, 6-3
Kaitlyn Christian (USA)/ Asia Muhammad (USA) kalahkan Kai-Chen Chang (TPE)/ Ching-Wen Hsu (TPE) 6-1, 6-2
5-Andreja Klepac (SLO)/ Maria Jose Martinez Sanchez (ESP) kalahkan Destanee Aiava (AUS)/ Naiktha Bains (AUS)  6-2, 7-6(6)
Nadiia Kichenok (UKR)/ Yafan Wang (CHN) kalahkan Oksana Kalashnikova (GEO)/ Dayana Yastremska (UKR) 6-4, 6-2
4-Nicole Melichar (USA)/ Kveta Peschke (CZE) kalahkan Tatjana Maria (GER)/ Heather Watson (GBR)  6-1, 4-6, 6-4
6-Lucie Hradecka (CZE)/ Ekaterina Makarova (RUS) kalahkan Mona Barthel (GER)/ Sofia Kenin (USA)  6-3, 6-3
Irina Bara (ROU)/ Monica Niculescu (ROU)  kalahkan Lara Arruabarrena (ESP)/ Arantxa Parra Santonja (ESP) 6-1, 6-1
Margarita Gasparyan (RUS)/ Daria Gavrilova (AUS) kalahkan Alexandra Panova (RUS)/ Laura Siegemund (GER)  6-3, 6-2

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Hasil pertandingan tenis tunggal putra Australia Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Berikut ini hasil lengkap tenis nomor tunggal putra kejuaraan Grand Slam, Australia Terbuka 2019 di Melbourne pada Rabu sebagaimana dilansir Reuters.

Putaran dua:

6-Marin Cilic (CRO) kalahkan Mackenzie McDonald (USA) 7-5, 6-7(9), 6-4, 6-4
26-Fernando Verdasco (ESP) kalahkan Radu Albot (MDA) 6-1, 7-6(2), 6-3
22-Roberto Bautista Agut (ESP)  kalahkan John Millman (AUS) 6-3, 6-1, 3-6, 6-7(6), 6-4
10-Karen Khachanov (RUS) kalahkan Yoshihito Nishioka (JPN) 6-3, 6-3, 6-3
14-Stefanos Tsitsipas (GRE)  kalahkan Viktor Troicki (SRB) 6-3, 2-6, 6-2, 7-5
19-Nikoloz Basilashvili (GEO)  kalahkan Stefano Travaglia (ITA) 3-6, 6-3, 3-6, 6-4, 6-3
Taylor Fritz (USA) kalahkan 30-Gael Monfils (FRA) 6-3, 6-7(8), 7-6(6), 7-6(5)
3-Roger Federer (SUI) kalahkan Daniel Evans (GBR) 7-6(5), 7-6(3), 6-3
Frances Tiafoe (USA) kalahkan 5-Kevin Anderson (RSA) 4-6, 6-4, 6-4, 7-5
Andreas Seppi (ITA) kalahkan Jordan Thompson (AUS) 6-3, 6-4, 6-4
20-Grigor Dimitrov (BUL) kalahkan Pablo Cuevas (URU) 6-3, 6-7(5), 6-3, 7-5
Thomas Fabbiano (ITA) kalahkan Reilly Opelka (USA) 6-7(15), 6-2, 6-4, 3-6, 7-6(5)
Tomas Berdych (CZE) kalahkan Robin Haase (NED) 6-1, 6-3, 6-3
18-Diego Schwartzman (ARG) kalahkan Denis Kudla (USA) 6-4, 7-5, 3-6, 6-7(6), 6-4
27-Alex De Minaur (AUS) kalahkan Henri Laaksonen (SUI) 6-4, 6-2, 6-7(7), 4-6, 6-3
2-Rafael Nadal (ESP) kalahkan Matthew Ebden (AUS) 6-3, 6-2, 6-2

Baca juga: Nadal melenggang ke putaran tiga Australia Terbuka

Baca juga: Tumbangkan Evans, Federer melaju ke putaran tiga Australia Terbuka

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Hasil pertandingan tunggal putri Australia Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Berikut ini hasil lengkap tenis nomor tunggal putri kejuaraan Grand Slam, Australia Terbuka 2019 di Melbourne pada Rabu, seperti dilansir Reuters.

Putaran dua:
8-Petra Kvitova (CZE) kalahkan Irina-Camelia Begu (ROU) 6-1, 6-3
Belinda Bencic (SUI) kalahkan Yulia Putintseva (KAZ) 7-5, 4-6, 6-2
Amanda Anisimova (USA) kalahkan 24-Lesia Tsurenko (UKR) 6-0, 6-2
11-Aryna Sabalenka (BLR) kalahkan Katie Boulter (GBR) 6-3, 6-4
15-Ashleigh Barty (AUS) kalahkan Yafan Wang (CHN) 6-2, 6-3
Maria Sakkari (GRE) kalahkan Astra Sharma (AUS) 6-1, 6-4
30-Maria Sharapova (RUS) kalahkan Rebecca Peterson (SWE) 6-2, 6-1
3-Caroline Wozniacki (DEN) kalahkan Johanna Larsson (SWE) 6-1, 6-3
5-Sloane Stephens (USA) kalahkan Timea Babos (HUN) 6-3, 6-1
31-Petra Martic (CRO) kalahkan Marketa Vondrousova (CZE) 6-4, 7-5
Aliaksandra Sasnovich (BLR)  kalahkan 20-Anett Kontaveit (EST) 6-3, 6-3
Anastasia Pavlyuchenkova (RUS) kalahkan 9-Kiki Bertens (NED) 3-6, 6-3, 6-3
Danielle Collins (USA) kalahkan Sachia Vickery (USA) 6-3, 7-5
19-Caroline Garcia (FRA) kalahkan Zoe Hives (AUS) 6-3, 6-3
Kimberly Birrell (AUS) kalahkan 29-Donna Vekic (CRO) 6-4, 4-6, 6-1
2-Angelique Kerber (GER) kalahkan Beatriz Haddad Maia (BRA) 6-2, 6-3

Baca juga: Hasil pertandingan tenis tunggal putra Australia Terbuka

Baca juga: Sharapova bakal bertemu Wozniacki di putaran tiga Australia Terbuka

Baca juga: Tekuk Haddad Maia, Kerber melaju ke putaran tiga Australia Terbuka

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Sharapova bakal bertemu Wozniacki di putaran tiga Australia Terbuka

Melbourne (ANTARA News) – Mantan juara Australia Terbuka Maria Sharapova, setelah mengalahkan petenis Swedia Rebecca Peterson 6-2, 6-1 pada Rabu, selanjutnya bakal bertemu juara bertahan Caroline Wozniacki di putaran tiga Australia Terbuka 2019.

Sharapova, yang menjadi unggulan ke-30, bermain lagi setelah menjalani larangan bermain selama 15 bulan karena mengonsumsi meldonium pada 2016.

Petenis Rusia itu dua kali melakukan brake kepada lawannya yang berusia 23 tahun di set pembuka dan menghujani lapangan dengan groundstroke yang kuat.

Sharapova, yang mengalahkan Harrier Dart 6-0, 6-0 di putaran pembuka, memenangi tujuh gim berturut-turut untuk memimpin 4-0 di set kedua.

Sharapova tidak mengalami satu pun breakpoint di pertandingan itu dan menutupnya dalam waktu 71 menit dengan break untuk ketiga kalinya di set terakhir.

Di laga sengit mantan petenis nomor satu dunia nanti, juara lima kali Grand Slam itu akan bertemu petenis Denmark Caroline Wozniacki, yang sebelumnya menang atas Johanna Larsson 6-1 6-3.

Baca juga: Wozniacki berpeluang tantang Sharapova di putaran tiga Australia Terbuka
Baca juga: Nadal melenggang ke putaran tiga Australia Terbuka

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Nadal melenggang ke putaran tiga Australia Terbuka

Melbourne (ANTARA News) – Petenis Spanyol Rafael Nadal melaju ke putaran tiga turnamen tenis Australia Terbuka setelah pada Rabu menang mudah melawan Matthew Ebden 6-3 6-2 6-2.

Petenis unggulan kedua itu mendapat tantangan di set pertama dari sang petenis asal Australia, yang seharusnya bisa mengamankan break-of-serve ketika skor 3-3.

Edben gagal mengembalikan tembakan keras passing shot dengan voli backhand.  Dia juga bermain buruk di gim berikutnya dengan melakukan double-fault.

Nadal, juara Grand Slam 17 kali melenggang dengan mudah ke putaran ketiga di mana dia kemungkinan akan menghadapi Alex de Minaur atau Henri Laaksonen.

Baca juga: Tekuk Haddad Maia, Kerber melaju ke putaran tiga Australia Terbuka

Baca juga: Wozniacki berpeluang tantang Sharapova di putaran tiga Australia Terbuka

Baca juga: Tumbangkan Evans, Federer melaju ke putaran tiga Australia Terbuka

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Tekuk Haddad Maia, Kerber melaju ke putaran tiga Australia Terbuka

Melbourne (ANTARA News) – Petenis unggulan kedua dari Jerman Angelique Kerber menang mudah melawan Beatriz Haddad Maia 6-2 6-3 untuk lolos ke putaran tiga Australia Terbuka pada Rabu.

Juara Wimbledon itu mematahkan dua kali servis Haddad Maia yang berusia 22 tahun itu di set pembuka dan berhasil mencetak poin set pertamanya ketika pukulan forehand petenis asal Brazil itu melebar yang menjadi kesalahannya sendiri yang ke-29 dalam set tersebut.

Kerber, juara tiga kali Grand Slam yang pernah menang di Melbourne 2016 itu, hanya menciptakan satu breakpoint di set kedua dan memanfaatkan kesempatan pertamanya di gim kedelapan untuk skor 5-3 dan serve untuk mengakhiri set tersebut.

“Aku kira permainan yang bagus dari sisiku. Aku mencoba untuk bermain agresif dari poin pertama hingga terakhir, melakukan serve bagus, sangat fokus ketika berada di lapangan,” kata Kerber.

“Aku kira aku bermain bagus, khususnya di set kedua, itu sedikit ketat.”

Sementara itu, Haddad Maia yang memiliki tinggi enam kaki dan sama-sama bermain kidal, mencetak sepuluh breakpoint di set pertama, enam di antaranya di gim keenam. Namun performa bagusnya itu diimbangi dengan pukulan yang tidak menentu.

Haddad Maia memperkecil kesalahannya sendiri di set kedua dan membuat Kerber bekerja keras dengan reli-reli panjang.  Di set kedua Kerber diuntungkan oleh pukulan forehand Haddad Maia yang melebar.

Pertandingan di Rod Laver Arena itu usai untuk kemenangan Kerber berkat, lagi-lagi, forehand Haddad Maia yang melebar.

“Dia juga seorang kidal, jadi selalu sedikit berbeda ketika bermain. Dia mempunyai serve bagus. Dia memukul bola dengan keras dan tangguh,” kata Kerber.

“Jadi aku berusaha untuk lebih banyak mengembalikan bola. Juga seperti yang aku katakan, bermain agresif. Aku kira dia adalah petenis yang bagus, dia bermain sangat bagus,” kata Kerber.

Mantan petenis nomor satu dunia itu pada Jumat, pas hari ulang tahunnya, akan bertemu dengan wildcard, petenis Australia Kimberly Birrell, yang sudah mengalahkan unggulan ke-29 Donna Vekic 6-4 4-6 6-1.

“Mungkin bermain ketika hari ulang tahunku pertanda bagus,” kata Kerber yang akan genap berusia 31 tahun besok.

Baca juga: Wozniacki berpeluang tantang Sharapova di putaran tiga Australia Terbuka

Baca juga: Tumbangkan Evans, Federer melaju ke putaran tiga Australia Terbuka
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Tumbangkan Evans, Federer melaju ke putaran tiga Australia Terbuka

Melbourne (ANTARA News) – Juara bertahan Australia Terbuka dua kali (2017-2018) Roger Federed pada Rabu mendapatkan perlawanan tangguh dari Dan Evans sebelum akhirnya menang 7-6(5) 7-6 6-3 untuk lolos ke putaran ketiga pada Australia Terbuka di Melbourne.

Setelah menang mudah melawan Denis Istomin pada laga pembuka di Melbourne Park, Federed, yang menjadi unggulan ketiga, menghadapi musuh yang lebih menantang yang berada di peringkat 189 dunia.

Evans mampu memaksa petenis asal Swiss itu melakoni duel sengit di Rod Laver Arena.

“Rasanya seperti bermain di depan kaca, dan itu yang berada di pikiran saya,” kata juara Grand Slam 20 kali itu tentang pertandingannya melawan Evans, petenis yang sedang membangun kembali karirnya setelah dilarang bermain satu tahun karena terbukti menggunakan obat terlarang.

“Dia banyak melakukan pukulan slice dan serve serta volley, aku terbantu sedikit dengan ukuran badanku,” kata Federer.

Memiliki pertahanan yang kokoh dan pukulan balik yang baik, Evans menembus pertahanan Federer untuk kali pertamanya, memaksanya bermain tiebreak, yang kemudian memicu sorakan para penonton dari Inggris yang kecewa setelah Andy Murray harus pulang pada putaran pertama.

Namun petenis asal Birmingham itu kurang tajam dalam hal “clutch points” sementara Federer bermain klinis.

Dia mematahkan Evans di gim keempat di set ketiga dan mengunci kemenangan dengan pukulan backhandnya yang mahsyur.

“Dia bermain agak seperti kucing-kucingan. Sangat menarik, aku menyukai pertandingan ini. Aku kira dia bermain baik. Sangat menyenangkan,” kata Federer yang akan melawan Taylor Fritz di putaran keempat.

Sebelumnya, Evan mencapai putaran empat pada turnamen tahun lalu, tapi kehilangan kesempatannya untuk beraksi di Melbourne Park setelah terbukti positif menggunakan kokain di Barcelona Terbuka.

Sekali lagi Federer bangkit dari tiebreak, dan dengan sekejap mata mengantongi poin di tiga set, yang pertama dengan pukulan ace.

Federed akan terus melaju untuk menjaga asanya meraih hat-trick titel di Melbourne tetap terjaga.

Baca juga: Federer tundukkan Istomin lewat dominasi servisnya

Baca juga: Federer ditantang Istomin dalam pertandingan pembukaan Australia Terbuka

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Tenis Australia Terbuka: Roger Federer VS Dan Evans

Tenis Australia Terbuka: Roger Federer VS Dan Evans

Petenis Swiss Roger Federer mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Inggris Dan Evans dalam pertandingan tunggal putra Tenis Australian Terbuka babak kedua, di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Rabu (16/1.2019). ANTARA FOTO/Reuters-Edgar Su/hp.

Posted on

Evans miliki harapan besar hadapi Federer

Melbourne (ANTARA News) – Sembilan bulan usai menjalani masa hukuman akibat doping, Dan Evans, akan berusaha mencetak kemenangan terbesarnya saat bertanding melawan Roger Federer di Australia Terbuka hari Rabu.
   
Usai kekalahan yang dialami sejawat senegaranya yaitu Andy Murray, Kyle Edmund, dan Cameron Norrie pada hari Senin, Evans terus melenggang membawa bendera Inggris usai mengalahkan petenis Jepang Tatsuma Ito 7-5, 6-1, dan 7-6 (8).
   
Berdasarkan catatan yang dilansir dari Reuters, kemenangan itu merupakan yang pertama bagi Evans dalam pertandingan utama Grand Slam dalam hampir dua tahun, serta akan menjadi putaran pertarungan kedua dengan Federer.
   
Petenis berusia 28 tahun ini tidak terlalu menyukai kenangannya saat kali terakhir beradu dengan Federer di Wimbledon sekitar tiga tahun lalu.
   
Namun ia pun menunggu-nunggu kesempatan untuk kembali bertanding dengan petenis asal Swiss tersebut.
   
“Menurut saya bermain dengan Federer di lapangan besar adalah sebuah kesempatan yang jarang didapat. Saya menantikan momen ini,” tutur Evans yang dihukum tidak boleh bermain akibat penyalahgunaan kokain.
   
Sebelumnya, Federer memulai pertandingan di Australia terbuka dengan berhasil mengalahkan Denis Istomin dari Uzbekistan di hari Senin dan berniat untuk terus mengincar kemenangan di kejuaraan ini.
   
Sementara petenis nomor dua dunia, Rafa Nadal, akan melanjutkan permainan melawan petenis asal Australia Matthew Ebden, sedangkan petenis Afrika Selatan Kevin Anderson akan menghadapi Frances Tiafoe dari Amerika Serikat.
   
Di petenis tunggal putri, juara bertahan Caroline Wozniacki untuk pertama kalinya akan menghadapi Johanna Larsson dari Swedia.
   
Sedangkan juara Wimbledon Angelique Kerber akan berhadapan dengan petenis asal Brazil Beatriz Haddad Maia.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Hadapi Thiem di ATP Finals, Federer justru absen latihan

London (ANTARA) – Sang juara enam kali, Roger Federer, membatalkan sesi latihannya di ATP Finals pada Senin, sehari setelah dikalahkan Kei Nishikori dalam pertandingan pembuka putaran round-robin di O2 Arena.

Federer, yang membuat penampilan ke-16 di ATP Finals, tidak pernah kalah dalam 45 pertandingan round-robin sebelumnya dengan straight set sebelum kalah 7-6 (4) 6-3 dari petenis Jepang itu.

Dengan demikian, ptenis berusia 37 tahun itu menghadapi perjuangan berat untuk mencapai semifinal yang ke-15 kalinya dan kekalahan straight set lainnya Dominic Thiem dari Austria pada Selasa akan mengakhiri langkahnya di kompetisi itu.

Setelah kekalahannya pada Minggu, Federer berbicara tentang kesulitan yang ia coba atasi untuk menemukan lapangan latihan yang cocok dengan kecepatan lapangan indoor di O2 Arena.

“Hanya saja tempat latihan itu hanya tersisa sedikit di semua tempat,” katanya kepada wartawan. “Latihan di Queen`s (Club), disini berlatih di lapangan luar ruangan.

“Jadi tidak selalu kondisinya persis sama.”

Bulan lalu, Federer yang juga sang juara Grand Slam 20 kali mengungkapkan bahwa dia telah berjuang memulihkan cedera tangannya sejak musim lapangan rumput tahun ini.

“Saya mendapat cedera dalam pelatihan pada tangan saya di awal musim rumput,” kata Federer di turnamen Basel yang dimenanginya.

“Itu memiliki konsekuensi lebih dari yang saya duga. Saya menahan rasa sakit ini selama sekitar tiga bulan.”

Reuters/D011

Baca juga: Djokovic kalahkan Federer

Baca juga: Nadal mundur dari ATP finals, Djokovic bertengger di puncak peringkat akhir tahun

Baca juga: Dimitrov menangi gelar ATP Finals

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

Djokovic tundukkan Isner di ATP finals

Jakarta (ANTARA News) – Novak Djokovic menaklukkan John Isner dengan skor 6-4, 6-3 pada pertandingan putaran pertama ATP Finals yang berlangsung pada Senin dini hari WIB di O2 Arena, London, Inggris.

Baca juga: Nadal mundur dari ATP finals, Djokovic bertengger di puncak peringkat akhir tahun

Seperti dilaporkan laman resmi turnamen, petenis Serbia itu selanjutnya akan berhadapan dengan petenis Jerman Alexander Zverev di pertandingan kedua turnamen yang menggunakan sistem round robin ini. Zverev yang berusia 21 tahun itu menaklukkan Marin Cilic asal Kroasia dengan skor 7-6(5), 7-6(1) di Grup Gustavo Kuerten pada pertandingan yang dimainkan lebih awal.

Isner, yang pada usia 33 tahun merupakan petenis “tua” yang pertama kali tampil di turnamen penutup musim, sejak Andres Gimeno yang melakukan debutnya dalam usia 35 tahun pada 1972, mampu memberi sedikit perlawanan namun ia bukan lawan yang seimbang bagi Djokovic dalam pertarungan selama 73 menit tersebut.

Djokovic hanya kehilangan empat poin saat ia melakukan serve di set pertama. Namun, yang paling mencemaskan bagi Isner adalah cara sang lawan membaca permainannya yang sangat baik karena Isner melakukan pengembalian-pengembalian bola dari baseline dengan “monoton.”

“Tentu saja Ia merupakan pengembali bola terbaik yang pernah saya hadapi,” kata Isner seperti dikutip Reuters. “Terkadang Anda berharap ia sedikit mengendur. Sayangnya, menurut saya hal itu tidak terjadi pada malam ini. Bokong saya seperti disepak.” 

Setelah gagal mengonversi break point dalam dua gim service pembukaan Isner, Djokovic tidak melakukan kesalahan ketika peluang lain datang. Ia melakukan pengembalian dengan forehand untuk mendapatkan pukulan winner dan memimpin 4-2.

Isner menggagalkan set point ketika melakukan serve pada kedudukan 3-5 dan mencatatkan tiga ace secara beruntun untuk bertahan di set itu, namun Djokovic dengan tenang mengunci set pertama.

Djokovic kemudian mematahkan serve Isner pada kedudukan 3-3 di set kedua. Dua gim selanjutnya, Djokovic memastikan kemenangan dengan pukulan backhand menyilang.

Ketika O2 Arena menjadi tempat berburu yang menyenangkan bagi Djokovic di mana empat dari lima gelar ATP Finalsnya didapat di sini, hal serupa tidak dialami Cilic.

Kekalahan petenis Kroasia itu dari Zverev — ulangan kekalahannya dari petenis Jerman itu 12 bulan silam — berarti ia hanya memiliki rekor 1-9 di turnamen ini.

Cilic akan semakin menyesal setelah membiarkan dua set pertama lepas padahal awalnya ia tampil dominan.

Ia mengantungi poin untuk unggul 4-0 dan 5-1, namun membiarkan petenis peringkat kelima dunia Zverev bangkit dan memenangi set pembukaan dengan tiebreak, menguncinya dengan pukulan backhand.

Kedua petenis saling mematahkan serve lawan pada set kedua, sebelum Cilic harus menyelamatkan match point pada kedudukan 4-5.

Tiebreak kedua terjadi dan seperti pada kesempatan sebelumnya, Zverev unggul berkat double fault Cilic untuk membuat kedudukan menjadi 4-1.

Zverev melepaskan pukulan backhand untuk mendapatkan lima match point lagi, dan mengonversi yang pertama dengan pukulan keras yang hanya dapat dikembalikan Cilic ke net. (H-RF).
 

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

Taklukkan Thiem, harapan Federer di ATP Finals masih terbuka

London (ANTARA News) – Sang juara enam kali Roger Federer menghindari tersisih awal dari turnamen ATP Finals tatkala ia menemukan kembali performanya saat menaklukkan petenis Austria Dominic Thiem 6-2 6-3 di 02 Arena pada Selasa.

Maestro tenis asal Swiss itu sempat frustrasi setelah dikalahkan Kei Nishikori dalam pertandingan pembukaan putaran round-robin – kekalahan straight set pertama dari 46 pertandingan penyisihan grup di akhir musim pertandingan.

Kekalahan lainnya akan membuatnya mustahil mencapai babak semifinal untuk ke-15 kalinya dalam 16 penampilan di turnamen tersebut.

Namun dalam waktu 48 jam kemudian, Federer yang telah berusia 37 tahun itu berhasil menampilkan performa aslinya yang semulus masa lalu saat ia bangkit dengan gaya permainannya, untuk menyenangkan mayoritas penonton di stadion yang penuh sesak.

Baca juga: Hadapi Thiem di ATP Finals, Federer justru absen latihan

Sementara sebelumnya dia harus berjuang mengejar waktu dan sedikit pemarah pada hari Minggu ketika menghadapi Nishikori. Federer menemukan alur permainannya sejak awal ketika menghadapi Thiem saat dia mengejar break awal.

Thiem sempat menyelamatkan break point di game pembuka, tetapi pada kedudukan 1-1 ia melepaskan forehand panjang justru untuk memberikan Federer keunggulan.

Dua kesalahan pukulan voli lemah Thiem kembali memberi Federer break lainnya untuk keunggulan 5-2 saat ia melaju di set pembuka.

Federer berupaya segera mematahkan servis pada set kedua dan selanjutnya tidak lagi terlihat ancaman kekalahan yang membuatnya tidak mungkin mencapai semifinal.

Dia akan menghadapi petenis Afrika Selatan Kevin Anderson di pertandingan terakhirnya di grup Lleyton Hewitt pada Kamis.

Debutan turnamen Anderson memimpin grup dengan dua kemenangan setelah mengalahkan Kei Nishikori asal Jepang 6-0 6-1 sebelumnya dan telah memastikan tiketnya di semifinal meskipun Federer dikalahkan Thiem atau atau kehilangan set.

Federer kemungkinan harus membalas kekalahannya di Wimbledon pada tahun ini Anderson untuk mencapai semifinal, meskipun keempat petenis dalam grup itu secara matematis semuanya masih memiliki peluang.

Reuters/D011

Baca juga: Djokovic tundukkan Isner di ATP finals

Baca juga: Nadal mundur dari ATP finals, Djokovic bertengger di puncak peringkat akhir tahun

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

Djokovic tundukkan Zverev di ATP Finals

Jakarta (ANTARA News) – Petenis Serbia, Novak Djokovic, mencatatkan kemenangan ke-834 dalam ATP Tour sepanjang kariernya dengan mengalahkan petenis Jerman Alexander Zverev 6-4, 6-1 dalam pertandingan ATP Finals di O2 Arena, London, Inggris, Rabu setempat.

Hasil itu menempatkan Djokovic di puncak klasemen grup Guga Kuerten, setelah ia mengantongi dua kemenangan, demikian laman resmi turnamen.

Ia akan melaju ke empat besar pada turnamen penutup musim untuk kedelapan kalinya jika petenis AS John Isner menaklukkan Marin Cilic pada pertandingan yang berlangsung kemudian. Unggulan teratas itu juga akan mencapai semifinal jika Cilic menaklukkan Isner dalam tiga set.

Zverev sempat memberikan sedikit perlawanan di set pembuka, namun Djokovic tampil dominan sepanjang laga.

Djokovic, yang bakal menutup tahun sebagai petenis peringkat satu dunia untuk kelima kalinya, hanya melepaskan tiga pukulan winner pada set pembukaan namun mengandalkan permainan middle game untuk memenangi set pertama.

Zverev kemudian hancur berkeping-keping, kalah pada lima gim terakhirnya pada laga-laga yang berlangsung berat sebelah, sebuah pola yang berlangsung di O2 Arena tahun ini, di mana tujuh pertandingan pembukaan seluruhnya habis dalam dua set saja.

Djokovic memenangi 33 dari 35 pertandingan terakhirnya, dan terlihat tidak dapat dihentikan ketika ia mengincar gelar ATP Finals keenamnya.

Baca juga: Nadal mundur dari ATP finals, Djokovic bertengger di puncak peringkat akhir tahun

Zverev, yang mencatatkan 55 kemenangan dalam ATP Tour tahun ini, bersaing ketat dengan Djokovic dari baseline dan terlihat memiliki kekuatan di baseline untuk membuat cemas sang lawan, melepaskan 15 pukulan winner pada set pembukaan.

Djokovic melepaskan pukulan forehand yang mengenai net saat melakukan servis pada kedudukan 4-4, 30-30, memberikan break point kepada Zverev yang tidak dapat dikonversinya.

Djokovic kemudian melakukan double fault untuk memberi peluang lain bagi Zverev untuk memenangi set, namun kali ini sang petenis Jerman melepaskan pukulan lob melebar setelah sang petenis Serbia mendekati net.

Situasi tak membaik bagi Zverev di gim berikutnya, dan hal itu terbukti ketika ia melakukan double fault untuk kalah di set tersebut.

Penampilan Zverev terlihat merosot dan meski sempat menggenggam sevis pada kedudukan 1-1, ia tidak mampu memberikan perlawanan lagi ketika Djokovic memenangi lima gim beruntun.

Kendati demikian, perjalanan Zverev belum sepenuhnya berakhir, ia yang sudah mengantongi satu kemenangan atas Ciric bakal menjaga peluangnya untuk pertama kalinya melaju ke semifinal jika berhasil mengalahkan Isner pada Jumat (16/11).

Baca juga: Djokovic tundukkan Isner di ATP finals

Baca juga: Taklukkan Thiem, harapan Federer di ATP Finals masih terbuka

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

Radwanska gantung raket

Jakarta (ANTARA News) – Petenis Polandia Agnieszka Radwanska mengumumkan keputusannya untuk mengakhiri kariernya yang telah berlangsung selama 13 tahun karena alasan-alasan kesehatan, seperti disampaikan melalui akun Facebook pribadinya, Rabu.

Mantan petenis peringkat dua dunia itu merupakan petenis Polandia pertama yang mencapai final Grand Slam di era terbuka, ketika ia kalah di final Wimbledon dari Serena Williams pada 2012.

Petenis 29 tahun yang telah meraih 20 gelar WTA itu merupakan salah satu petenis paling konsisten dalam rangkaian WTA Tour, menyelesaikan musim dengan bertengger di peringkat 10 besar selama enam musim beruntun antara 2011 hingga 2016.

Bagaimanapun, ia kesulitan untuk mengeluarkan penampilan dan kebugarannya dalam musim terakhir dan tidak pernah meraih gelar sejak Oktober 2016.

“Sayangnya, saya tidak lagi mampu berlatih dan bermain sebagaimana yang biasa saya lakukan, dan belakangan tubuh saya tidak mampu menjawab ekspektasi-ekspektasi saya,” kata Radwanska, dalam pernyataannya.

“Dengan mempertimbangkan kesehatan saya dan beratnya beban di tenis profesional, saya harus mengakui bahwa saya tidak mampu mendorong tubuh saya terhadap batas-batas yang diminta,” ujarnya menambahkan.

Sebagai tambahan terhadap penampilannya di final Wimbledon, Radwanska dua kali mencapai semifinal Australia Terbuka, dan memenangi WTA Finals pada 2015.

“Saya gantung raket dan mengatakan selamat tinggal kepada tur pro, namun saya tidak meninggalkan tenis,” tulisnya

“Tenis adalah dan selalu merupakan hal istimewa dalam hidup saya. Namun sekarang inilah saatnya untuk tantangan-tantangan baru, ide-ide baru, yang setara dengan apa yang ada di lapangan tenis, mudah-mudahan,” demikian pernyataan Radwanska.

Baca juga: Pliskova tanpa kesulitan lewati Boulter untuk melangkah ke semifinal Tianjin

Baca juga: Stephens dan Svitolina akan berhadapan di puncak WTA Finals

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

Ditinggal sahabat, Isner sulit fokus bertanding

 Jakarta,  (ANTARA News) – Petenis AS John Isner mengakui bahwa sangat sulit baginya untuk berkonsentrasi pada pertandingan kedua putaran Final ATP menghadapi Marin Cilic setelah mengetahui sahabatnya dan sekaligus mantan pelatih fisiknya, Kyle Morgan, meninggal dunia.

Seperti dikutip Reuters, Kamis, Morgan, mantan pemain sepak bola klub Universitas Florida berusia 35 tahun itu ditemukan meninggal Senin lalu setelah sebelumnya dinyatakan hilang oleh pihak keluarga.

Tidak ada penjelasan lebih jauh, baik dari pihak keluarga maupun pihak lain mengenai penyebab kematian Morgan.

 “Saya baru mengetahui dua hari lalu setelah saya kalah dari Novak Djokovic,” kata Isner setelah kekalahan 7-6 (2), 3-6,, 4-6 dari Djokovic, sekaligus kekalahan kedua dalam debutnya di turnamen akhir tahun itu.

“Sangat, sangat sulit bagi saya untuk bermain,” katanya menambahkan.

“Ketika tamat kuliah, saya bekerja sama secara ekslusif dengan Kyle, mungkin selama tujuh tahun. Empat sampai lima kali seminggu selama tujuh tahun. Kami juga tinggal bersama,” katanya.

“Tentu saja kami sangat dekat. Tidaknya menyedihkan buat saya, tapi juga bagi banyak orang. Ia adalah pria yang menyenangkan,” kata Isner.

 Sebelumnya, petenis peringkat sepuluh dunia itu menulis sebuah pesan di akun Instagram, disertai foto mereka berdua.

“Sulit untuk menjelaskan bagaimana saya menyayangi kamu bagaimana kamu telah membuat saya seperti sekarang. Hati saya dan semua yang mengenalmu benar-benar sedih,” tulis Isner.

“Meski banyak perbedaan, kami tidak terpisahkan. Kamu adalah pelatih fisik dengan pengetahuan sangat luas dan selama bertahun-tahun kita habiskan di gym agar saya bersaing di tingkat paling tinggi,” katanya.

“Kyle Steve Morgan, saya menyayangimu, Bro. Kamu telah pergi dan tidak akan pernah dilupakan,” katanya menambahkan.

 Isner pada pertandingan berikutnya akan menghadapi petenis Jerman Alexander Zverev di 02 Arena, tapi sudah tidak punya harapan untuk lolos ke babak semifinal.

Baca juga: Isner raih gelar kelimanya di Atlanta

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

Turnamen Tenis Meja Asia Tenggara

Petenis meja putri Indonesia, Anatasya Fabian (kanan) servis bola ke arah lawannya petenis meja putri Filipina Emy Rose Dael pada babak penyisihan Grup B Turnamen Tenis Meja Asia Tenggara (SEATTA) 2018 di GOR Merpati, Denpasar, Bali, Kamis (15/11/2018). Tim putri Indonesia menang atas Filipina dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/ama.

Posted on

Zverev taklukkan Federer di semifinal ATP Finals

Jakarta (ANTARA News) – Alexander Zverev mencatatkan salah satu kemenangan paling signifikan sepanjang kariernya ketika ia menaklukkan Roger Federer untuk mencapai laga puncak ATP Finals, namun ia mendapat cemooh dari para penonton yang berada di O2 Arena pada Minggu dini hari WIB.

Seperti dilansir laman resmi kompetisi, petenis Jerman 21 tahun itu tampil gemilang dan meraih kemenangan 7-6, 7-6 atas juara enam kali tersebut di semifinal.

Namun, bukannya dapat merayakan kesuksesan untuk menjadi petenis Jerman pertama sejak Boris Becker pada 1996 yang mencapai final turnamen yang levelnya tidak begitu jauh dari Grand Slam, ia diolok-olok para penonton saat memberi pidato setelah pertandingan.

Dengan kondisi Zverev melakukan serve kedudukan 3-4 pada tiebreak set kedua, Federer bertahan di baseline saat melakukan reli ketika lawannya meneriakkan “tahan” dan menghentikan poin setelah salah seorang ballboy menjatuhkan bola di salah satu sudut lapangan.

Petenis Swiss itu terlihat terkejut, namun setelah wasit asal Brazil Carlos Bernardes melakukan pemeriksaan terhadap ballboy, poin itu dimainkan ulang.

Para penonton yang sebagian besar merupakan penggemar Federer jengkel, namun Zverev berupaya menenangkan diri dan melepaskan pukulan ace keras untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4.
 
Federer kemudian gagal saat berupaya melakukan pukulan voli dalam kedudukan 4-5, dan dua poin kemudian Zverev mengunci kemenangan ketika ia melepaskan pukulan voli backhand.

Sayangnya, bukannya menikmati kesuksesan karena menaklukkan juara Grand Slam sebanyak 20 kali itu di salah satu arena favoritnya, sang petenis muda justru harus meminta maaf untuk situasi yang bukan disebabkan kesalahannya.

“Saya ingin meminta maaf untuk situasi pada tiebreak,” kata Zverev di lapangan. “Ball boy menjatuhkan bola dan menurut peraturan kami harus memainkan ulang poin.”

“Saya meminta maaf kepada Roger di net dan ia berkata, “Tidak apa-apa, itu ada dalam peraturan.”

Cemooh kembali ramai, memaksa pewawancara di lapangan Annabel Croft untuk menyuarakan pendapatnya.

“Saya tidak yakin mengapa Anda mencemooh, ia mengatakan kebenaran,” ucapnya kepada para penonton “Ball boy bergerak melintasi lapangan dan menginterupsi permainan. Menurut saya Anda perlu sedikit lebih menghormati, itu adalah peraturan.”

Duel seru

Klimaks yang kaos di laga ini membayang-bayangi apa yang menjadi duel seru di mana Federer mengupayakan tipu dayanya melawan kekuatan Zverev dari baseline.

Setelah 11 gim tanpa break point, Federerlah yang mendapatkan break point pertama.

Zverev melepaskan pukulan forehand melengkung melewati garis untuk membuat kedudukan menjadi 0-30 saat Federer melakukan serve, dan kemudian mendapatkan dua poin dan memenangi set ketika pukulan forehand sang unggulan kedua tidak maksimal.

Federer tidak mau menyerah tanpa memberikan perlawanan ketat dan pukulan backhand membuat ia mendapatkan break pada awal set kedua, namun Zverev dapat mengembalikannya.

Yel-yel “Ayo Roger, Ayo Roger” menggema di seantero arena, ketika tiebreak set kedua dimulai namun Zverev mampu mempertahankan ketenangannya untuk memenangi pertandingan.

Baca juga: Taklukkan Thiem, harapan Federer di ATP Finals masih terbuka

Baca juga: Djokovic tundukkan Zverev di ATP Finals
 

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

Zverev taklukkan Djokovic untuk menjuarai ATP Finals

Jakarta (ANTARA News) – 24 jam setelah dicemooh karena menaklukkan salah satu petenis terbaik, Alexander Zverev kembali mengalahkan salah satu petenis papan atas ketika ia mengejutkan Novak Djokovic untuk memenangi gelar ATP Finals pada Senin dini hari WIB.

Seperti dilansir laman resmi ATP, Zverev, yang disebut-sebut akan memimpin olahraga ini menuju era emas yang baru saat trio Roger Federer, Djokovic, dan Rafael Nadal gantung raket, mengambil keuntungan penuh dari permainan tidak maksimal sang petenis Serbia untuk meraih kemenangan 6-4, 6-3.

Zverev yang lahir di Hamburg mendapat cemooh dan cacian pada Sabtu oleh para penonton yang menggemari Federer karena ia menaklukkan sang juara enam kali itu setelah tiebreak set kedua yang kontroversial.

Bagaimanapun, saat melawan petenis peringkat dua dunia Djokovic, 18.000 penggemar di 02 Arena menyuarakan dukungan mereka ketika ia menampilkan level permainan tenis yang tidak dapat ditandingi lawannya.

Ia melepaskan 20 pukulan winner berbanding tujuh pukulan winner yang dilepaskan Djokovic — yang terakhir adalah pukulan backhand untuk mengakhiri duel selama satu jam 19 menit itu.

Terkait menjadi juara termuda ATP Finals sejak Djokovic, juga pada usia 21 tahun, pada 2008, Zverev memberikan psan yang jelas bahwa ia siap menghabiskan banyak waktu di tenis papan atas dan mulai mengakumulasi hadiah-hadiah terbesar di olahraga ini.

Djokovic, yang penampilan penuh kesalahannya merupakan suatu kejutan setelah pekan yang dominan di London tenggara, di mana ia juga menang mudah di putaran round-robin atas Zverev, dengan sportif berjalan mengitari net untuk memberi selamat kepada sang pemenang — saat sang petenis Jerman masih terbaring di lantai karena tidak percaya dengan kemenangannya.

Zverev, adik kandung petenis Mischa Zverev dan kini dilatih oleh juara turnamen utama delapan kali Ivan Lendl, belum pernah melewati perempat final di turnamen Grand Slam.
 
Bakat alami

Masih ada ujian untuk tahun depan, namun pada Minggu Zverev memperlihatkan tanda-tanda kedewasaan, seiring dengan bakat alam dan kekuatan pukulan yang membuatnya digadang-gadang sebagai calon petenis peringkat satu di masa yang akan datang.

Pukulan forehandnya, yang sering dianggap sebagai kelemahan, merupakan senjata maut dan ia memperlihatkan keinginan untuk menyerang dari net — kemampuan yang mungkin ia pelajari dari saudara kandungnya.

Hal yang paling impresif adalah ia sering menampilkan reli-reli panjang dari baseline, yang biasanya digunakan Djokovic sebagai dasar untuk 14 gelar Grand Slamnya.

Delapan gim pembukaan berlangsung layaknya pertandingan tinju di mana kedua petenis mencari kelemahan lawannya — meski sudah jelas bahwa Zverev dibekali dengan pukulan-pukulan yang lebih keras.

Djokovic, pemenang sebanyak 35 kali dari 37 pertandingan terakhirnya pada paruh kedua tahun di mana ia kembali mampu menduduki peringkat pertama, tidak pernah kehilangan serve sepanjang pekan dan hanya menghadapi dua break point dalam empat pertandingan sebelumnya.

Namun dalam kedudukan 4-4, ia melakukan pukulan pukulan forehand yang membentur net untuk memberi peluang Zverev melakukan serve untuk menutup set.

Zverev memaksimalkan peluangnya — melepaskan tiga ace secara beruntun kemudian memenangi set ketika pukulan forehand Djokovic terlalu panjang.

Djokovic kemudian menggebrak dalam dua service gim pertamanya di set kedua, masing-masing dengan mematahkan serve Zverev untuk pertama kalinya ketika sang petenis Jerman mengendurkan permainannya.

Para penonton masih berharap Djokovic dapat bangkit namun hal itu tidak pernah terwujud, dan pada kedudukan 5-3 petenis 31 tahun itu semakin terpuruk, melakukan double fault untuk membantu Zverev mendapatkan dua match point.

Ia dapat menggagalkan match point pertama, namun tidak mampu berbuat banyak ketika Zverev melepaskan pukulan backhand untuk menutup penampilan briliannya.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

Becker puji Zverev sebagai generasi baru terbaik

Jakarta (ANTARA News) – Legenda tenis Jerman Boris Becker, memuji Alexander Zverev yang juga dari Jerman, sebagai yang terbaik dari generasi baru petenis putra setelah kemenangannya di ATP Finals untuk pertama kalinya setelah secara beruntun mengalahkan Roger Federer dan Novak Djokovic.

Setelah mengatasi Federer, juara 20 kali Grand Slam di semifinal, Sabtu, petenis berusia 21 tahun itu kemudian mengalahkan petenis nomor satu dunia Djokovic dengan dua set langsung 6-4, 6-3 di final dan sekaligus meraih prestasi terbaik sepanjang karirnya sejauh ini.

Dengan kemenangan itu, Zverev yang juga telah memenangi gelar di Washington, Madrid, dan Munich musim ini, akan menempati peringkat empat besar dunia untuk tahun kedua berturut-turut.

“Selama bertahun-tahun kami telah mengatakan bahwa tenis membutuhkan wajah baru dan pemain baru yang kuat – dan dia membuktikan dia adalah yang terbaik dari generasi berikutnya,” kata Becker, yang terakhir yang memenangkan ATP Finals pada 1995.

“Mengalahkan Novak Djokovic di final adalah kemenangan besar bagi Sascha (Zverev). Itu adalah pertandingan besar yang kami semua nantikan darinya,” kata Becker seperti dikutip BBC.

“Ya … dia mengalahkan Djokovic dan Federer sebelumnya, tetapi untuk mengalahkan mereka secara beruntun di salah satu turnamen terbesar di dunia itu telah membuktikan bahwa ia menjadi pemain hebat berkutnya,” kata kata Becker.

Becker, pemenang Grand Slam enam kali, mengatakan Zverev memiliki potensi untuk menjadi “superstar baru” tenis dunia dan mendukung rekan senegaranya untuk memenuhi janjinya di bawah pelatih Ivan Lendl.

Lendl, delapan kali juara turnamen Grand Slam sudah telah bekerja sama dengan Zverev sejak Agustus lalu.

“Saya senang dia sekarang memiliki Lendl sebagai pelatih karena Ivan dapat menceritakan kepadanya kisah yang sama yang dapat saya sampaikan kepadanya dan membawa pemahaman tentang permainan itu kepada timnya,” kata Becker yang sekarang berusia 50 tahun.

Baca juga: Zverev taklukkan Djokovic untuk menjuarai ATP Finals
 

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

Serena Williams konfirmasi akan kembali tampil di Australia Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Serena Williams akan meneruskan perjuangannya untuk meraih 24 gelar Grand Slam di Australia Terbuka pada Januari tahun depan, setelah panitia penyelenggara pada Rabu mengonfirmasi partisipasinya di turnamen yang ia menangi untuk ketujuh kalinya di penampilan terakhirnya pada 2017, demikian dilansir laman resmi WTA.

Petenis AS 37 tahun itu meraih kemenangan atas kakak kandungnya, Venus, di final dua tahun silam saat sedang menjalani kehamilan untuk pekan kedelapan di mana putrinya Alexis Olympia, lahir pada September.

Williams mencapai final Wimbledon dan AS Terbuka setelah ia kembali bermain pada tahun lalu namun kalah di kedua laga puncak itu, membuat ia masih terpaut satu gelar dari rekor koleksi gelar tunggal milik petenis Australia Margaret Court.

Penampilannya di final untuk terakhir kalinya adalah pada final di Flushing Meadows, di mana kekalahannya dari Naomi Osaka dibayang-bayangi pertikaiannya dengan wasit Carlos Ramos.

Williams dijadwalkan untuk tampil pada turnamen eksebisi di Abu Dhabi pada pekan terakhir tahun ini, sebelum menuju Australia untuk melakukan pemanasan terhadap upayanya meraih gelar di Piala Hopman di Perth.

Juga di antara 102 petenis putri dan 101 petenis putra yang telah mengonfirmasi keikutsertaannya pada Grand Slam pertama 2019 adalah runner up lima kali Andy Murray, yang absen pada tiga dari empat turnamen utama tahun lalu karena cedera pinggang.

Petenis Skotlandia berusia 31 tahun itu memasuki turnamen dengan peringkat keduanya yang terlindungi setelah tergelincir turun ke peringkat ke-259 dunia setelah menjalani operasi pada cedera sendinya.

Juara bertahan Roger Federer akan bertekad meraih mahkota utama putra untuk ketujuh kalinya pada 14-27 Januari, sedangkan Caroline Wozniacki akan menandai upaya perdananya mempertahankan gelar Grand Slam di Melbourne Park.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

Serena Williams konfirmasi kembali tampil di Australia Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Serena Williams akan meneruskan perjuangannya untuk meraih 24 gelar Grand Slam di Australia Terbuka pada Januari tahun depan, setelah panitia penyelenggara pada Rabu mengonfirmasi partisipasinya di turnamen yang ia menangi untuk ketujuh kalinya di penampilan terakhirnya pada 2017, demikian dilansir laman resmi WTA.

Petenis AS 37 tahun itu meraih kemenangan atas kakak kandungnya, Venus, di final dua tahun silam saat sedang menjalani kehamilan untuk pekan kedelapan di mana putrinya Alexis Olympia, lahir pada September.

Williams mencapai final Wimbledon dan AS Terbuka setelah ia kembali bermain pada tahun lalu namun kalah di kedua laga puncak itu, membuat ia masih terpaut satu gelar dari rekor koleksi gelar tunggal milik petenis Australia Margaret Court.

Penampilannya di final untuk terakhir kalinya adalah pada final di Flushing Meadows, di mana kekalahannya dari Naomi Osaka dibayang-bayangi pertikaiannya dengan wasit Carlos Ramos.

Williams dijadwalkan untuk tampil pada turnamen eksebisi di Abu Dhabi pada pekan terakhir tahun ini, sebelum menuju Australia untuk melakukan pemanasan terhadap upayanya meraih gelar di Piala Hopman di Perth.

Juga di antara 102 petenis putri dan 101 petenis putra yang telah mengonfirmasi keikut sertaannya pada Grand Slam pertama 2019 adalah runner up lima kali Andy Murray, yang absen pada tiga dari empat turnamen utama tahun lalu karena cedera pinggang.

Petenis Skotlandia berusia 31 tahun itu memasuki turnamen dengan peringkat keduanya yang terlindungi setelah tergelincir turun ke peringkat ke-259 dunia setelah menjalani operasi pada cedera sendinya.

Juara bertahan Roger Federer akan bertekad meraih mahkota utama putra untuk ketujuh kalinya pada 14-27 Januari, sedangkan Caroline Wozniacki akan menandai upaya perdananya mempertahankan gelar Grand Slam di Melbourne Park.

Baca juga: Serena Williams konfirmasi akan kembali tampil di Australia Terbuka

Baca juga: Serena berselisih di final AS Terbuka, Osaka tidak merasa terganggu

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

Diaspora Indonesia gelar turnamen tenis di Oman

London (ANTARA News) – Indonesian Diaspora Network Chapter Oman (IDN Oman) mengelar turnamen tenis persahabatan bagi warga Indonesia di negara anggota Gulf Cooperation Council (Dewan Kerja Sama Negara-negara Arab di Kawasan Teluk) yang diadakan di Muscat, Oman, dengan nama Indonesian GCC Tennis Friendship 2018., pada akhir pekan.

Pensosbud KBRI Oman R. M Virgino Rikaryanto kepada Antara London, Minggu mengatakan pada upacara pembukaan di Stadion Sultan Qaboos, Muscat, Ketua Panitia Yuda Rosapari menyampaikan meskipun turnamen ini dipersiapkan dalam waktu yang cukup singkat, hanya kurang dari 1 bulan. Namun animo peserta sangat tinggi dengan kehadiran 40 pemain dari lima negara Teluk, yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Kuwait dan Oman sebagai tuan rumah.

Selain di Lapangan Tenis Stadion Sultan Qaboos, kejuaraan juga digelar di Lapangan Tenis Petroleum Development Oman (PDO) Ras Al Hamra Club, Qurum. Turnamen yang penuh persahabatan dan persaudaraan ini juga menjadi ajang reuni bagi peserta karena banyak dari mereka dulunya merupakan rekan sekantor atau alumni dari perguruan tinggi yang sama.

Terpilihnya Oman sebagai tuan rumah tidak lepas dari banyak faktor, antara lain alamnya yang indah dan alami, mudahnya akses masuk dari negara-negara Teluk lain, khususnya dari UEA yang dapat dilalui dengan jalur darat, serta hubungan yang baik secara politis dengan negara tetangganya. Oman juga memberikan kemudahan dalam proses aplikasi visa bagi pemegang paspor Indonesia.

Piala bergilir edisi pertama berhasil direbut delegasi dari UEA setelah mengalahkan tim Qatar pada babak final yang berlangsung Sabtu (8/12) di Stadion Sultan Qaboos. Peringkat ketiga diraih tim tuan rumah Oman, disusul Arab Saudi dan Kuwait.

Selepas bercucur keringat di lapangan, para peserta berkumpul di Wisma Duta Besar RI untuk menghadiri upacara penutupan bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Oman, Musthofa Taufik Abdul Latif, dan Ketua IDN Oman, Haposan Situmorang.

Kepada panitia dan peserta, Musthofa menyampaikan harapan agar pada tahun mendatang, peserta pertandingan akan lengkap dengan bergabungnya diaspora Indonesia dari Bahrain yang tahun ini belum dapat ikut serta.

Dubes Musthofa mengharapkan dengan mengikutsertakan cabang-cabang olah raga lainnya yang juga banyak diminati, seperti bowling, futsal ataupun golf. Bahkan dimasa datang, jaringan yang sudah terbentuk ini perlu terus dikembangkan ke bidang lain, seperti ekonomi dan kebudayaan.

Sementara itu, Haposan Situmorang mengapresiasi kerja panitia turnamen yang sukses menggelar acara ini dalam waktu yang relatif singkat dan melibatkan semua elemen masyarakat Indonesia di Oman, mulai dari para pengurus IDN Oman, komunitas tenis Indonesia di Oman, ibu-ibu yang mempersiapkan dukungan logistik, serta Medco LLC selaku sponsor utama.

Menurut Haposan, kegiatan ini tidak hanya mendekatkan para diaspora di antara negara-negara GCC tetapi juga meningkatkan ikatan kekerabatan di kalangan diaspora Indonesia di Oman.

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

WTA akan tingkatkan perlindungan kepada petenis usai melahirkan

Jakarta (ANTARA News) – Mulai musim kompetisi 2019 mendatang, petenis yang usai melahirkan atau pun mengalami cedera akan mendapatkan proteksi peringkat WTA mereka.

Seperti yang dikutip dari bbc.com, Kamis, pemain yang sudah melahirkan dan cedera, diperbolehkan menggunakan peringkat terakhir mereka untuk mengikuti sebanyak 12 turnamen selama tiga tahun.

WTA juga menjamin bahwa petenis tersebut tidak akan menghadapi petenis unggulan di babak awal.

Tapi ada hal-hal yang harus dipenuhi, yaitu mereka harus kembali berlaga dalam waktu mininal dua tahun setelah melahirkan, dan pada tahun berikutnya mereka bisa mengikuti delapan event dengan peringkat yang telah diproteksi, yaitu peringkat saat mereka berhenti bertanding.

Hal yang juga berlaku bagi petenis yang sudah lama tidak bertanding karena mengalami cedera. Namun tidak perlindungan bagi mereka dari pertemuan dengan unggulan pada babak awal.

Aturan tersebut membuat pihak panitia turnamen bisa memastikan bahwa petenis terbaik tidak langsung bertemu unggulan dan sebaliknya akan berhadapan dengan petenis dengan peringkat lebih rendah.

Serena Williams kembali ke arena pada Februari 2018 setelah melahirkan pada 2017 dan tidak diunggulkan di Perancis Terbuka, turnamen grand slam pertama yang diikutinya setelah melahirkan. Tapi ia ditempatkan di unggulan ke-25 di Wimbledon, meski berada diluar peringkat 32 besar.

Aturan WTA berubah setelah organisasi tenis putri tersebut mendengarkan pendapat para pemain sebelumnya.

Petenis nomor satu dunia Simona Halep dan juara grand slam lima kali Maria Sharapova menyatakan dukungan terhadap Williams.

Pihak WTA juga memberikan penjelasan soal aturan yang membuat Williams bisa mengenakan pakaian warna hitam ketat, yang menarik banyak perhatian di Perancsis Terbuka 2018.

Williams beralasan bahwa ia mempersembahkan pakaian tersebut untuk menghormati ibunya dan pakaian tersebut membuatnya merasa seperti “ratu dari Wakanda”, seperti yang terdapat dalam film Black Panther.

“Legging dan celana pendek ketat sampai tengah sebatas paha bisa dipakai, dengan atau tanpa rok atau dress,” demikian bunyi aturan tersebut.

Tapi Williams dipastikan tidak akan bisa menggunakan pakaian tersebut di Roland Garros tahun depan, jika presiden Federasi Tenis Perancis, Bernard Giudicelli  menerapkan aturannya.

Giudicelli berjanji akan menerapkan aturan lebih ketat soal pakaian dan mengatakan bahwa pakaian seperti yang digunakan Williams tidak diperkenankan di Prancis Terbuka.

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

London dapat saingan untuk menggelar Final ATP

London (ANTARA News) – Keinginan London untuk terus menjadi tuan rumah turnamen tenis akhir musim Final ATP setelah tahun 2020 menghadapi tantangan persaingan dari empat kota lainnya yang berminat menggelar turnamen bergengsi tersebut, demikian diumumkan ATP pada Jumat.

ATP mengatakan, Manchester, Singapura, Tokyo, dan Turin sedang dalam fase proses final untuk mendapat hak penyelenggaraan edisi 2021 hingga 2025.

Arena O2 London telah menggelar turnamen ini sejak 2009, namun meskipun venue tersebut sudah populer di kalangan pemain dan penonton, ATP mengumumkan Agustus lalu bahwa pihaknya sudah mengundang pencalonan dari kota-kota lainnya.

“Tingkat ketertarikan yang kami terima dari berbagai tempat di dunia mencerminkan kekayaan warisan dari turnamen unik ini,” kata ketua ATP Chris Kermode dalam pernyataannya.

“Proses persaingan cukup ketat dan kota-kota kandidat layak mendapat apresiasi atas semangat dan visinya yang kreatif,” katanya.

Lebih dari 40 kota menyatakan minatnya untuk menggelar turnamen akhir tahun yang diikuti delapan petenis putra terbaik tersebut.

Kandidat yang terpilih akan diumumkan Maret tahun depan.

Turnamen Final ATP telah melewati berbagai pergantian nama dan tempat penyelenggaraan sejak dimulai di Tokyo tahun 1970, termasuk 13 tahun di New York, enam tahun di Frankfurt, dan bergantian di Hanover, Lisbon, Sydney, Houston dan Shanghai.

Tahun ini turnamen Final ATP menyediakan hadiah 8,5 juta dolar AS, yang dimenangi Alexander Zverev setelah mengalahkan Novak Djokovic November lalu.

Reuters/T004

Baca juga: Zverev taklukkan Djokovic untuk menjuarai ATP Finals

Baca juga: Kontinen dan Peers pertahankan mahkota ganda ATP Finals

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Posted on

Cedera pulih, Murray kembali cetak kemenangan di Brisbane

Sydney (ANTARA News) – Mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray mencetak sukses sekembalinya ke gelanggang pertandingan pada Selasa dengan kemenangan 6-3 6-4 atas petenis setempat James Duckworth di turnamen Brisbane International.

Murray (31) mengakhiri musim awal tahun lalu setelah dia mengalami cedera panggul dan harus menjalani operasi pada 2018 di brisbane, dan dia terpaksa harus absen tiga dari empat ajang grand slam.

Peringkat Murray sempat merosot ke urutan 240 dan menjadi pemain non unggulan di Brisbane, dan dia sempat mengatakan dirinya masih merasakan sakit di pinggung namun mengatakan masih lebih enak dibanding 12 bulan lalu.

“Saya cukup tegang, tapi saya merasa saya bisa bergerak enak,” kata Murray setelah dia sukses ke-10 dia menang di brisbane, dimana dia sebelumnya tampil memenangi ajang tersebut pada 2012 dan 2013.

“Ini pertandingan pertama saya setelah istirahat lama. Tidak mudah untuk menyimpulkan bahwa pertandingan ini cukup keras selama 18 bulan terakhir ini, banyak bergerak untuk mencoba kembali di lapangan,” katanya.

“Sekarang saya mencoba menikmati itu sebisa saya, sepanjang saya bisa karena saya tidak selalu yakin bagaimana saya bisa lebih lama mendapatkan itu,” tambah Murray.

Sebagai pemain non unggulan di brisbane, dia mendapatkan undian yang berat, dimana dia harus bertarung melawan petenis unggulan keempat asal Rusia Daniil Medvedev.

A020/Reuters

Baca juga: Lewati Goffin, Murray ke perempat final Shenzhen Terbuka

Baca juga: Murray mengundurkan diri dari Citi Terbuka dan Piala Rogers

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Cedera paha, Nadal mundur dari Brisbane International

Brisbane (ANTARA News) – Rafa Nadal menarik diri dari turnamen Brisbane International karena mengalami masalah di otot paha kiri, demikian dikatakan petenis asal Spanyol yang mengatakan dirinya tidak ingin mengambil resiko menjelang ajang besar Australia Terbuka.

“Ini hal kecil yang bisa menjadi besar….ketika anda bertanding dengan kondisi cedera otot maka itu bisa menjadi buruk,” kata Nadal.

“Saya merasa lebih baik daripada yang saya rasakan empat hari lalu…ini berisiko meremukkan badan saya selama satu bulan jika saya nekat beramin di sini,” tambahnya.

Sementara itu Taro Daniel akan menggantikan tempat Nadal di pertandingan putaran kedua melawan Jo-Wilfried Tsonga.

Reuters/A020

Baca juga: Nadal mundur dari ATP finals, Djokovic bertengger di puncak peringkat akhir tahun

Baca juga: Nadal mundur dari turnamen Paris Masters

Baca juga: Nadal undur diri , Del Potro ke final AS Terbuka

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Persiapan Sharapova menuju Australia Terbuka terganggu cedera

Jakarta (ANTARA News) – Persiapan mantan petenis nomor satu dunia Maria Sharapova menuju turnamen grand slam Australia Terbuka pertengahan Januari ini mendapat gangguan setelah terkena cedera pada pahanya saat pertandingan perempat final kejuaraan Shenzhen Terbuka melawan Aryna Sabalenka, Jumat.

Petenis putri Rusia itu sempat tampil maksimal pada set pertama dan menang 6-1. Namun menjelang dimulainya set kedua ia meminta waktu untuk perawatan medis.

Sharapova dapat melanjutkan set kedua, namun saat ketinggalan 2-4 ia tidak dapat melanjutkan pertandingan.  Juara Australia Terbuka 2008 itu sempat meraih trofi pada turnamen Tianjin Terbuka tahun 2017 setelah menyelesaikan masa skorsing akibat kasus doping.  

Meskipun demikian ia masih sulit untuk bisa kembali menjuarai turnamen level grand slam.  Tahun lalu ia sempat mencapai perempat final Prancis terbuka sebagai isyarat kebangkitannya, namun ia anjok lagi dan tersingkir di babak awal Wimbledon.  

Sabalenka, petenis putri nomor 13 dunia, selanjutnya di semifinal Shenzhen Terbuka akan menghadapi pemenang antara Monica Miculescu dari Rumania dan pemain tuan rumah China Wang Yafan.
Baca juga: Serena Williams konfirmasi kembali tampil di Australia Terbuka

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Halep awali musim baru tanpa pelatih setelah Cahill berhenti

Jakarta (ANTARA News) – Simona Halep tidak akan didampingi pelatih pada beberapa bulan pertama musim kompetisi 2019 setelah pelatih asal Australia Darren Cahill meninggalkan timnya karena “alasan keluarga”, kata petenis nomor satu dunia itu, Minggu (6/1).

Halep, yang bersiap-siap menghadapi Australia Terbuka dengan bermain pada Sydney International pekan ini, sudah berlatih dengan mantan kapten Piala Davis Australia itu sejak 2016 dan mengatakan ia tidak akan menggantinya hingga setidaknya musim kompetisi lapangan tanah liat.

“Situasinya adalah untuk tiga atau empat bulan mendatang, saya tidak ingin mengambil pelatih… saya mengalir saja dan saya lihat bagaimana hasilnya,” kata juara Prancis Terbuka, Halep dalam laman WTA, dikutip dari Reuters, Senin.

“Ia mengambil keputusan itu karena keluarga dan keluarga selalu yang utama. Saya tidak kecewa atau marah, saya sepenuhnya mengerti. Kami mempunyai hubungan yang sangat baik.”

Cahill mempunyai catatan panjang sebagai pelatih, membantu rekan senegaranya Lleyton Hewitt mencapai peringkat nomor satu dan membangun kembali karir petenis Amerika Andre Agassi.

“Berat… tetapi saya merasa percaya diri saya bisa mengerjakan tugas saya di lapangan. Saya sekarang lebih bertanggung jawab atas segalanya yang harus saya lakukan. Mungkin ini hal yang baik, saya akan lihat,” tambah Halep.

Sementara itu, Halep mengatakan ia sudah tidak sakit menyusul cedera punggung yang memperpendek musim kompetisi 2018-nya,  namun yakin pekan ini akan menjadi ujian sesungguhnya atas kebugarannya.

Halep memenangi gelar Grand Slam perdananya di Roland Garros tahun lalu tetapi didiagnosa sakit herniated disk pada Oktober yang membuatnya keluar dari turnamen akhir musim, WTA Finals.

Baca juga: Halep mundur dari WTA Finals karena cedera

Baca juga: Cedera punggung, Halep mundur di putaran pertama China Terbuka

Penerjemah: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Priska bidik lolos ke perempat final Australia Terbuka junior

Jakarta (ANTARA News) – Penis putri muda Indonesia, Priska Madelyn Nugroho membidik lolos ke perempat final kejuaraan Australia Terbuka kategori junior di Melbourne, Australia, 19-26 Januari.

“Australia Terbuka menjadi kejuaraan grand slam pertama bagi saya selama mengikuti kejuaraan tenis. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar mendapatkan hasil yang bagus,” kata petenis Priska dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Senin.

Petenis peringkat 45 junior dunia itu mengaku optimistis mencapai putaran perempat final menyusul peta kekuatan calon-calon lawan kelas dunia yang sudah dikenalnya.

“Saya sudah cukup mengenal pemain dari Eropa dan Amerika Serikat karena sudah bermain pada babak final Fed Cup Junior di Hongaria pada 2018,” kata berusia 15 tahun itu.

Priska bahkan seringkali berlatih bersama pemain-pemain putri Asia dan Australia seperti di Bangkok, Thailand pada 2018. “Saya berlatih bersama pemain Thailand, Korea Selatan, dan Jepang,” katanya.

Selain turun pada nomor tunggal putri, Priska akan turun pada nomor ganda putri dan berpasangan dengan petenis peringkat 88 dunia asal China, Wei Sijia.

Sebelum mengikuti kejuaraan Australia Terbuka 2019 kategori junior, Priska akan mengikuti turnamen ITF Junior Grade 1 di Traralgon, Victoria, Australia pada 11-16 Januari.

Pelatih Ryan Tanujoyo mengatakan mengatakan persiapan Priska menjalani kejuaraan Australia Terbuka 2019 kategori junior dengan menjalani latihan di Bandung dan di Bangkok pada akhir 2018.

“Kami sudah mempersiapkan semua faktor penentu keberhasilan Priska dalam Australia Terbuka, terutama fisik dan mental,” kata Ryan. ***3***
Baca juga: Priska Madelyn mulai berjaya di Eropa

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019