Posted on

The Definitive Solution for International Footsoccer Gambling Site That You Can Find Out About Today

All the sites listed below can be considered in Chinese, and the most typical currency used is US dollars, as the domestic money employed in Macau isn’t generally recognised by the majority of businesses worldwide. Clearly an excellent soccer betting site should cover a wide scope of matches in various leagues and competitions, and not only concentrate on the important events. If you are searching for an on-line site in order to place bets on sports, you’ll have a great deal of different options to select from. First off, when visiting the website for the very first time you are going to want to check and see how secure the website is. Gambling sites accept nearly every sort of payment and they would like it to be as straightforward and convenient as possible to fund your account and set your bets. Nobody can spend anything on the site. In France, all websites that are playing with money need a distinctive registration very very tough to get.

Each card has a distinctive 16-digit code that you simply enter in the deposit form of your favorite sportsbook. Of course you may also apply your card direct but the problem is masking transactions. Credit card Rather than having funds taken off of your account, put them on a line of credit which will want to be paid back.

International Footsoccer Gambling Site Features
As you take a look at soccer betting handicapping it’s wise to check at recent performance. Soccer betting needs to be done similar to other kinds of sports betting. Our soccer betting guide is stuffed with information and tips that you’re bound to locate useful. It offers more betting options than any other sport. It offers a number of alternative forms of betting, including the following. Soccer betting is extremely well known in Europe and other nations around the world. Global football provides bettors with lots of chances to profit on their football betting.

The Advantages of International Footsoccer Gambling Site
If you’re seriously interested in making regular and consistent profits, then look at learning more regarding the strategy involved with soccer betting. If you are fortunate enough to win money you wish to get ensured that you’re really likely to get paid. If it comes putting real money at stake, it’s important to stay with the best options. There are quite a lot of techniques to get your money, and it’ll arrive in whatever time frame you request it, but they should offer, even supposing it is a one-time deal, a method to withdraw at no price daftar SBOBET. Obviously, it may also be a means to make some money. It’s possible to earn money from betting on soccer with just a fundamental understanding of the sport and a fundamental comprehension of how the betting works. In terms of whether it’s possible to earn money from fantasy soccer gambling online, the answer needs to be a resounding yes.

When utilizing an exchange, you’re ready to make wagers with different individuals. Betting on football has seen a considerable growth over the last ten decades and there are an ever rising number of online sportsbooks offering an expansive selection of markets. Betting on football has become the most popular type of sports betting, and worldwide football isn’t an exception. Betting on them is not permitted. After experiencing the feeling of significant danger of the very first time, any bet for less money was insignificant. There are lots of paranoid people around who definitely don’t wish to place bets. Betting on soccer legally in the united states is among an American gambler’s most important concerns.

The War Against International Footsoccer Gambling Site
When evaluating any game you should begin by asking several questions. Sportsbooks like Coral target football customers and there are lots of terrific sign-up bonuses to be on the lookout for. In reality, the range of fans is anticipated to grow in the years to come. Quite a few sportsbooks will really offer wagers based only on the half time result, or simply on the second half action. You’ll discover a significant number of alternative bets on a broad selection of games.

What Everybody Dislikes About International Footsoccer Gambling Site and Why
Try to remember, the site you use will have all your contact information on file, in addition to credit card information sometimes. You simply need to send them some information of the websites like, in which category is included, in case there are any raffles, or another info, send an image of the site, and it’s going to be included in the list. CSGO Betting Sites List has a huge database of all of the CSGO gambling sites for poor in addition to CSGO gambling coin flip sites.

Posted on

Andy Murray jalani operasi panggul di London

Jakarta (ANTARA News) – Mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray menjalani operasi pelapisan pada panggulnya di London, kata petenis Skotlandia berusia 31 tahun itu, Selasa, seperti dikutip Reuters.

Murray kesulitan mendapatkan kembali kondisi terbaiknya sejak menjalani operasi panggul tahun lalu dan langsung tersingkir pada putaran pertama turnamen Australia Terbuka bulan ini. Dia mengatakan bahwa turnamen tersebut akan menjadi yang terakhiir sebagai seorang profesional.

Postingan dia di Instagram memperlihatkan gambar sinar x panggulnya. “Sekarang saya memiliki panggul logam,” tulis Murray dalam postingannya itu.

“Terasa sedikit babak belur dan memar saat ini, tapi mudah-mudahan itu akan menjadi akhir dari sakit panggul saya.”

Dalam jumpa pers yang emosional di Melbourne menjelang Australia Terbuka, Murray mengumumkan bahwa dia akan pensiun tahun ini, lebih disukai setelah penampilan perpisahan di Wimbledon.

Juara Olimpiade dua kali itu mengatakan pada BBC bulan ini bahwa operasi merupakan satu-satunya pilihan jika dia ingin memperpanjang karirnya.

“Ada kemungkinan kuat saya tidak akan kembali dan bermain setelah operasi. Saya ingin bermain tenis, tapi tidak dengan panggul yang saya miliki saat ini,” katanya.

ATP Tour mengepos tweet yang memberi dukungan pada Murray: “Semoga lekas sembuh Andy, kami tahu anda akan melakukan segalanya untuk kembali ke Tur!”.

Juara tiga kali Grand Slam Murray awalnya menjalani operasi pada panggul kanannya pada Januari 2018 dan sudah bermain 15 pertandingan sejak kembali bermain pada Juni lalu.

Dia sebelumnya dijadwalkan bermain pada turnamen Marseille Terbuka bulan depan, namun kemudian mundur dari turnamen itu pekan lalu.

Baca juga: Murray mundur di Marseille Terbuka bulan depan
 

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Kalah di final Australia Terbuka, Nadal sanjung permainan Djokovic

Jakarta (ANTARA News) – Rafael Nadal memuji Novak Djokovic setelah kalah dalam turnamen Australia Terbuka dalam tiga set langsung oleh petenis Serbia tersebut pada hari Minggu.

Petenis nomor satu dunia itu mengalahkan saingannya dari Spanyol dengan 6-3, 6-2, 6-3 untuk mengklaim gelar ketujuh di Melbourne dan Grand Slam ke-15 secara keseluruhan.

“Ini adalah level tenis yang luar biasa malam ini,” kata Nadal yang dilansir Marca pascapertandingan tersebut pada Minggu (27/01). 

“Saya harus mengucapkan selamat kepada Novak dan timnya.”

“Bagi saya, dua pekan ini sangat penting karena saya datang ke sini setelah hanya bermain sembilan turnamen tahun lalu karena cedera.” 

“Saya berterima kasih kepada tim saya karena saya tidak akan berada di sini tanpa mereka,” tambah petenis asal Spanyol itu

“Saya akan terus bekerja untuk meningkatkan dan mencoba memenangkan sejumlah turnamen penting,” kata juara Grand Slam 17 kali itu. 

Petenis berusia 32 tahun itu menutup pernyataan dengan mengatakan bahwa turnamen Australia Terbuka adalah “turnamen terbaik di dunia.” 

“Tidak ada turnamen yang terus membaik setiap tahun seperti ini.”

Baca juga: Fakta mengenai Novak Djokovic, juara Australia Terbuka 2019

Baca juga: Daftar juara tunggal putra Australia Terbuka

Baca juga: Djokovic menang dan pecahkan rekor juara Australia Terbuka

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Djokovic juara Australia Terbuka 2019

Djokovic juara Australia Terbuka 2019

Petenis putra Serbia Novak Djokovic melakukan selebrasi seusai memenangkan pertandingan melawan petenis putra Spanyol Rafael Nadal dalam babak final tunggal putra Australia Terbuka  2019, di  Melbourne Park, Melbourne, Australia, Minggu (27/1/2019). Djokovic menjuarai turnamen ini setelah mengalahkan Nadal 6-3 6-2 6-3. ANTARA FOTO/Reuters-Lucy Nicholson/hp.

Posted on

Fakta mengenai Novak Djokovic, juara Australia Terbuka 2019

Jakarta (ANTARA News) – Berikut fakta-fakta mengenai petenis Serbia Novak Djokovic yang menjuarai turnamen Grand Slam Australia Terbuka di Melbourne, Minggu, dikutip dari Reuters.

Lahir : Beograd, 22 Mei 1987

Gelar juara Grand Slam : 15 kali (Australia Terbuka 2008, 2011, 2012, 2013, 2015, 2016, 2019; Prancis Terbuka 2016; Wimbledon 2011, 2014, 2015, 2018; AS Terbuka 2011, 2015, 2018)

Awal karir:
Mulai mengenal tenis di usia empat tahun. Ayahnya seorang atlet ski profesional dan ingin agar anaknya mengikuti jejaknya atau menjadi pemain sepak bola profesional. Namun berubah ketika melihat Djokovic bagus di tenis saat masih kecil.

Karir:
2005 – Mulai mengikuti turnamen tour secara penuh. Debut grand slam sebagai peserta babak kualifikasi di Australia Terbuka, dimana ia kalah pada putaran pertama oleh petenis Rusia Marat Safin. Menjadi petenis termuda (usia 18 tahun lima bulan) dalam peringkat 100 besar dunia.

2006 – Memenangi gelar ATP Tour pertamanya di Amersfoort. Mundur dalam laga perempat final Prancis Terbuka 2006 saat menghadapi Rafa Nadal.

2007 – Menjuarai lima trofi (di Adelaide, Miami, Estoril, Montreal dan Wina). Mencapai final Grand Slam untuk pertama kalinya di AS Terbuka sebelum dikalahkan Roger Federer.

2008 – Meraih trofi Grand Slam pertamanya setelah di final Australia Terbuka mengalahkan petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga.

2009 – Gagal mempertahankan trofi Australia Terbuka setelah mundur saat menghadapi Andy Roddick di perempat final karena kelelahan akibat cuaca panas.

2010 – Memimpin tim Serbia menjuarai turnamen Piala Davis.

2011 – Menjuarai Australia Terbuka, setelah tiga tahun tanpa gelar grand slam. Memenangi turnamen level tour di Dubai, Indian Wells, Miami, Beograd, Madrid dan Roma. Untuk pertama kalinya menjadi pemain nomor satu dunia dalam peringkat yang dirilis ATP 4 Juli.
Menjuarai Wimbledon, trofi pertama di turnamen lapangan rumput.
Menjuarai AS Terbuka sehingga menjadi petenis ketujuh yang mampu meraih tiga trofi grand slam dalam setahun sejak tenis profesional tahun 1968.

2012 – Meraih juara Australia Terbuka untuk ketiga kalinya

2013 – Kembali menjadi juara Australia Terbuka sehingga menjadi satu-satunya petenis yang mampu tiga kali berturut-turut memenangi turnamen di Melbourne tersebut.

2014 – Juara Wimbledon setelah main lima set melawan Roger Federer

2015 – Untuk kelima kalinya menjuarai Australia Terbuka, namun gagal di Prancis Terbuka.
Menyamakan rekor Boris Becker setelah menjuarai Wimbledon ketika kalinya.
Mengalahkan Federer di final AS Terbuka, sehingga untuk kedua kalinya Djokovic meraih tiga trofi grand slam dalam setahun.

2016 – Untuk pertama kalinya menjuarai Prancis Terbuka sehingga semua turnamen Grand Slam sudah dimenanginya.

2017 – Mundur di perempat final Wimbledon saat menghadapi Tomas Berdych karena cedera siku, sehingga harus istirahat enam bulan.

2018 – Meraih gelar Grand Slam ke-13 setelah mengalahkan Kevin Anderson di final Wimbledon 2018.
Memenangi AS Terbuka yang ketiga kalinya.

2019 – Menjuarai Australia Terbuka, sebagai gelar Grand Slam dia yang ke-15, setelah di final mengalahkan Rafa Nadal 6-3 6-2 6-3.

Baca juga: Djokovic juarai Australia Terbuka
 

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Djokovic menang dan pecahkan rekor juara Australia Terbuka

Melbourne (ANTARA News) – Novak Djokovic berhasil menunjukkan dominasinya di lapangan dengan kemenangan ke tujuh di Australia Terbuka seusai mengalahkan Rafa Nadal 6-3, 6-2, dan 6-3 pada final tunggal putra, sekaligus memecahkan rekor pemegang gelar terbanyak turnamen tersebut yaitu Roy Emerson dan Roger Federer yang masing-masing hanya enam kali.
   
Petenis peringkat wahid itu juga menorehkan kemenangan ketiganya secara berturut-turut pada turnamen Grand Slam, melampaui trofi yang diperoleh Emerson dan Pete Sampras yang jadi idola petenis Serbia tersebut, dengan mengumpulkan 15 gelar.
   
Namun lebih dari itu, kemenangan yang digaet Djokovic  merupakan sebuah sikap juara yang menjadi dasar dominasinya di lapangan, khususnya di Rod Lover Arena, dilansir laman resmi ausopen.com, Minggu.
   
Berbeda dengan Nadal yang kerap melakukan kesalahan forehand, terhitung 15 dari 28 kesalahan, Djokovic justru menunjukkan kualitasnya sebagai petenis nomor satu dunia dengan hanya melakukan sembilan kali kesalahan dan 34 winner, dibanding Nadal yang hanya 21.
   
Aroma kemenangan juga sudah tercium sejak “Djoker” menguasai dua set pertama di laga ini.
   
Dua set pertama dikuasainya dengan selisih skor terpaut jauh, yaitu 6-3 dan 6-2.
   
Djokovic mengeluarkan seluruh kemampuannya dan mematahkan pukulan Nadal pada servis pertama dan memimpin 4-1 pada set pembuka, sebelum memantapkan kedudukannya dengan keunggulan poin.
   
Keduanya juga tercatat pernah melakoni pertandingan final terlama di sejarah turnamen terbuka, tepatnya di tahun 2012 dengan lama permainan mencapai hampir enam jam.
   
Dalam pertandingan kali ini, tidak ada kata keberuntungan, dengan Djokovic yang melakukan serangan spektakuler yang menghalau pukulan-pukulan Nadal.

Baca juga: Final Australia Terbuka, Djokovic kuasai dua set lawan Nadal

Baca juga: Final Australia Terbuka, Djokovic-Nadal babak baru persaingan terhebat

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Daftar juara tunggal putra Australia Terbuka

Melbourne (ANTARA News) – Berikut ini daftar juara tunggal putra turnamen tenis Australia Terbuka sejak turnamen tersebut dimulai pada 1905, seperti dikutip dari Reuters:

2019 Novak Djokovic (Serbia) mengalahkan Rafa Nadal (Spanyol) 6-3 6-2 6-3
2018 Roger Federer (Swiss) mengalahkan Marin Cilic (Kroasia) 6-2 6-7(5) 6-3 3-6 6-1
2017 Roger Federer (Swiss) mengalahkan Nadal (Spanyol) 6-4 3-6 6-1 3-6 6-3
2016 Novak Djokovic (Serbia) mengalahkan Andy Murray (Britania) 6-1 7-5 7-6 (3)
2015 Djokovic (Serbia) mengalahkan Murray (Britania) 7-6(5) 6-7(4) 6-3 6-0
2014 Stan Wawrinka (Swiss) mengalahkan Nadal (Spanyol) 6-3 6-2 3-6 6-3
2013 Djokovic (Serbia) mengalahkan Murray (Britania) 6-7(2) 7-6(3) 6-3 6-2
2012 Djokovic (Serbia) mengalahkan Nadal (Spanyol) 5-7 6-4 6-2 6-7(5) 7-5
2011 Djokovic (Serbia) mengalahkan Murray (Britania) 6-4 6-2 6-3
2010 Federer (Swiss) mengalahkan Murray (Britania) 6-3 6-4 7-6(11)
2009 Nadal (Spanyol) mengalahkan Federer (Swiss) 7-5 3-6 7-6(3) 3-6 6-2
2008 Djokovic (Serbia) mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga (Prancis) 4-6 6-4 6-3 7-6(2)
2007 Federer (Swiss) mengalahkan Fernando Gonzalez (Chile) 7-6(2) 6-4 6-4
2006 Federer (Swiss) mengalahkan Marcos Baghdatis (Siprus) 5-7 7-5 6-0 6-2
2005 Marat Safin (Rusia) mengalahkan Lleyton Hewitt (Australia) 1-6 6-3 6-4 6-4
2004 Federer (Swiss) mengalahkan Safin (Rusia) 7-6(3) 6-4 6-2
2003 Andre Agassi (AS) mengalahkan Rainer Schuettler (Jerman) 6-2 6-2 6-1
2002 Thomas Johansson (Swedia) mengalahkan Safin (Rusia) 3-6 6-4 6-4 7-6(4)
2001 Agassi (AS) mengalahkan Arnaud Clement (Prancis) 6-4 6-2 6-2
2000 Agassi (AS) mengalahkan Yevgeny Kafelnikov (Rusia) 3-6 6-3 6-2 6-4
1999 Kafelnikov (Rusia) mengalahkan Thomas Enqvist (Swedia) 4-6 6-0 6-3 7-6(1)
1998 Petr Korda (Republik Ceko) mengalahkan Marcelo Rios (Chile) 6-2 6-2 6-2
1997 Pete Sampras (AS) mengalahkan Carlos Moya (Spanyol) 6-2 6-3 6-3
1996 Boris Becker (Jerman) mengalahkan Michael Chang (AS) 6-2 6-4 2-6 6-2
1995 Agassi (AS) mengalahkan Sampras (AS) 4-6 6-1 7-6(6) 6-4
1994 Sampras (AS) mengalahkan Todd Martin (AS) 7-6 6-4 6-4
1993 Jim Courier (AS) mengalahkan Stefan Edberg (Swedia) 6-2 6-1 2-6 7-5
1992 Courier (AS) mengalahkan Edberg (Swedia) 6-3 3-6 6-4 6-2
1991 Becker (Jerman) mengalahkan Ivan Lendl (Cekoslowakia)1-6 6-4 6-4 6-4
1990 Lendl (Cekoslowakia) mengalahkan Edberg (Swedia) 4-6 7-6(3) 5-2 mundur
1989 Lendl (Cekoslowakia) mengalahkan Miloslav Mecir (Cekoslowakia) 6-2 6-2 6-2
1988 Mats Wilander (Swedia) mengalahkan Pat Cash (Australia) 6-3 6-7(3) 3-6 6-1 8-6
1987 (Jan) Edberg (Swedia) mengalahkan Cash (Australia) 6-3 6-4 3-6 5-7 6-3

1986 Tidak ada kompetisi

1985 (Nov) Edberg (Swedia) mengalahkan Wilander (Swedia) 6-4 6-3 6-3
1984 Wilander (Swedia) mengalahkan Kevin Curren (Afrika Selatan) 6-7(5) 6-4 7-6(3) 6-2
1983 Wilander (Swedia) mengalahkan Lendl (Cekoslowakia) 6-1 6-4 6-4
1982 Johan Kriek (Afrika Selatan) mengalahkan Steve Denton (AS) 6-3 6-3 6-2
1981 Kriek (Afrika Selatan) mengalahkan Denton (AS) 6-2 7-6(1) 6-7(1) 6-4
1980 Brian Teacher (AS) mengalahkan Kim Warwick (Australia) 7-5 7-6(4) 6-3
1979 Guillermo Vilas (Argentina) mengalahkan John Sadri (AS) 7-6(4) 6-3 6-2
1978 Vilas (Argentina) mengalahkan John Marks (Australia) 6-4 6-4 3-6 6-3
1977 (Dec) Vitas Gerulaitis (AS) mengalahkan John Lloyd (Britania) 6-3 7-6(1) 5-7 3-6 6-2
1977 (Jan) Roscoe Tanner (AS) mengalahkan Vilas (Argentina) 6-3 6-3 6-3
1976 Mark Edmondson (Australia) mengalahkan John Newcombe (Australia) 6-7 6-3 7-6 6-1
1975 Newcombe (Australia) mengalahkan Jimmy Connors (AS) 7-5 3-6 6-4 7-6(7)
1974 Connors (AS) mengalahkan Phil Dent (Australia) 7-6(7) 6-4 4-6 6-3
1973 Newcombe mengalahkan Onny Parun (Selandia Baru) 6-3 6-7 7-5 6-1
1972 Ken Rosewall (Australia) mengalahkan Mal Anderson (Australia) 7-6 6-3 7-5
1971 Rosewall (Australia) mengalahkan Arthur Ashe (AS) 6-1 7-5 6-3
1970 Ashe (AS) mengalahkan Dick Crealy (Australia) 6-4 9-7 6-2
1969 Rod Laver (Australia) mengalahkan Andres Gimeno (Spanyol) 6-3 6-4 7-5
1968 Bill Bowrey (Australia) mengalahkan Juan Gisbert (Spanyol) 7-5 2-6 9-7 6-4
1967 Roy Emerson (Australia) mengalahkan Ashe (AS) 6-4 6-1 6-4
1966 Emerson (Australia) mengalahkan Ashe (AS) 6-4 6-8 6-2 6-3
1965 Emerson (Australia) mengalahkan Fred Stolle (Australia) 7-9 2-6 6-4 7-5 6-1
1964 Emerson (Australia) mengalahkan Stolle (Australia) 6-3 6-4 6-2
1963 Emerson (Australia) mengalahkan Ken Fletcher (Australia) 6-3 6-3 6-1
1962 Laver (Australia) mengalahkan Emerson (Australia) 8-6 0-6 6-4 6-4
1961 Emerson (Australia) mengalahkan Laver (Australia) 1-6 6-3 7-5 6-4
1960 Laver (Australia) mengalahkan Neale Fraser (Australia) 5-7 3-6 6-3 8-6 8-6
1959 Alex Olmedo (AS) mengalahkan Fraser (Australia) 6-1 6-2 3-6 6-3
1958 Ashley Cooper (Australia) mengalahkan Anderson (Australia) 7-5 6-3 6-4
1957 Cooper (Australia) mengalahkan Fraser (Australia) 6-3 9-11 6-4 6-2
1956 Lew Hoad (Australia) mengalahkan Rosewall (Australia) 6-4 3-6 6-4 7-5
1955 Rosewall (Australia) mengalahkan Hoad (Australia) 9-7 6-4 6-4
1954 Mervyn Rose (Australia) mengalahkan Rex Hartwig (Australia) 6-2 0-6 6-4 6-2
1953 Rosewall (Australia) mengalahkan Rose (Australia) 6-0 6-3 6-4
1952 Ken McGregor (Australia) mengalahkan Frank Sedgman (Australia) 7-5 12-10 2-6 6-2
1951 Dick Savitt (AS) mengalahkan McGregor (Australia) 6-3 2-6 6-3 6-1
1950 Sedgman (Australia) mengalahkan McGregor (Australia) 6-3 6-4 4-6 6-1
1949 Sedgman (Australia) mengalahkan John Bromwich (Australia) 6-3 6-2 6-2
1948 Adrian Quist (Australia) mengalahkan Bromwich (Australia) 6-4 3-6 6-3 2-6 6-3
1947 Dinny Pails (Australia) mengalahkan Bromwich (Australia) 4-6 6-4 3-6 7-5 8-6
1946 Bromwich (Australia) mengalahkan Dinny Pails (Australia) 5-7 6-3 7-5 3-6 6-2

1941-45 Tidak ada kompetisi

1940 Quist (Australia) mengalahkan Jack Crawford (Australia) 6-3 6-1 6-2
1939 Bromwich (Australia) mengalahkan Quist (Australia) 6-4 6-1 6-3
1938 Donald Budge (AS) mengalahkan Bromwich (Australia) 6-4 6-2 6-1
1937 Vivian McGrath (Australia) mengalahkan Bromwich (Australia) 6-3 1-6 6-0 2-6 6-1
1936 Quist (Australia) mengalahkan Crawford (Australia) 6-2 6-3 4-6 3-6 9-7
1935 Crawford (Australia) mengalahkan Fred Perry (Britania) 2-6 6-4 6-4 6-4
1934 Perry (Britania) mengalahkan Crawford (Australia) 6-3 7-5 6-1
1933 Crawford (Australia) mengalahkan Keith Gledhill (Australia) 2-6 7-5 6-3 6-2
1932 Crawford (Australia) mengalahkan Harry Hopman (Australia) 4-6 6-3 3-6 6-3 6-1
1931 Crawford (Australia) mengalahkan Hopman (Australia) 6-2 6-2 2-6 6-1
1930 Edgar Moon (Australia) mengalahkan Hopman (Australia) 6-3 6-1 6-3
1929 John Gregory (Britania) mengalahkan Richard Schlesinger (Australia) 6-2 6-2 5-7 7-5
1928 Jean Borotra (Prancis) mengalahkan R.Cummings (Australia) 6-4 6-1 4-6 5-7 6-3
1927 Gerald Patterson (Australia) mengalahkan John Hawkes (Australia) 3-6 6-4 3-6 18-16 6-3
1926 Hawkes (Australia) mengalahkan Jim Willard (Australia) 6-1 6-3 6-1
1925 James Anderson (Australia) mengalahkan Patterson (Australia) 11-9 2-6 6-2 6-3
1924 Anderson (Australia) mengalahkan Schlesinger (Australia) 6-3 6-4 3-6 5-7 6-3
1923 Pat O’Hara Wood (Australia) mengalahkan C. St.John (Australia) 6-1 6-1 6-3
1922 Anderson (Australia) mengalahkan Patterson (Australia) 6-0 3-6 3-6 6-3 6-2
1921 Rhys Gemmell (Australia) mengalahkan A.Hedeman (Australia) 7-5 6-1 6-4
1920 O’Hara Wood (Australia) mengalahkan Ron Thomas (Australia) 6-3 6-4 6-8 6-1 6-3
1919 Algernon Kingscote (Britania) mengalahkan E.Pockley (Australia) 6-4 6-0 6-3

1916-18 Tidak ada kompetisi

1915 Gordon Lowe (Britania) mengalahkan Horace Rice (Australia) 4-6 6-1 6-1 6-4
1914 Arthur O’Hara Wood (Australia) mengalahkan Patterson (Australia) 6-4 6-3 5-7 6-1
1913 Ernie Parker (Australia) mengalahkan Harry Parker (Australia) 2-6 6-1 6-3 6-2
1912 James Parke (Britania) mengalahkan A.Beamish (Australia) 3-6 6-2 1-6 6-1 7-5
1911 Norman Brookes (Australia) mengalahkan Rice (Australia) 6-1 6-2 6-3
1910 Rodney Heath (Australia) mengalahkan Rice (Australia) 6-4 6-3 6-2
1909 Tony Wilding (Selandia Baru) mengalahkan E. Parker (Australia) 6-1 7-5 6-2
1908 Fred Alexander (AS) mengalahkan Alfred Dunlop (Australia) 3-6 3-6 6-0 6-2 6-3
1907 Rice (Australia) mengalahkan H. Parker (Australia) 6-3 6-4 6-4
1906 Wilding (Selandia Baru) mengalahkan H. Parker (Australia) 6-0 6-4 6-4
1905 Heath (Australia) mengalahkan Arthur Curtis (Australia) 4-6 6-3 6-4 6-4.

Penerjemah: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Final Australia Terbuka, Djokovic kuasai dua set lawan Nadal

Melbourne, 27/1 (ANTARA News) – Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic menguasai dua set pertama dengan selisih skor terpaut jauh dari Nadal pada final tunggal putra Australia terbuka yaitu 6-3 dan 6-2, melansir laporan Reuters, Minggu.
   
Djokovic mengeluarkan seluruh kemampuannya dan mematahkan pukulan petenis Spanyol yang menjadi lawannya pada servis pertama dan memimpin 4-1 pada set pembuka, sebelum memantapkan kedudukannya dengan keunggulan poin dalam pertandingan di Rod Lover Arena, Melbourne.
   
Petenis Serbia itu tidak berhenti sampai di situ, ia kembali memegang kendali permainan dengan memenangkan set kedua.

Baca juga: Final Australia Terbuka, Djokovic-Nadal babak baru persaingan terhebat

Baca juga: Tundukkan Pouille, Djokovic ke final Australia Terbuka

Baca juga: Djokovic pertahankan peringkat nomor wahid dunia
 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Pasangan Herbert/Mahut raih gelar ganda putra Australia Terbuka

Melbourne (ANTARA News) – Pasangan petenis Prancis Pierre-Hugues Herbert dan Nicolas Mahut mengalahkan juara 2017 pasangan Henri Kontinen asal Finlandia dan petenis Australia John Peers dengan skor 6-4 7-6(1), untuk meraih gelar ganda putra Australia Terbuka di Melbourne, Minggu.

Dengan kemenangan tersebut, pasangan Herbert dan Mahut menambahkan gelar di Melbourne Park itu pada gelar AS Terbuka, Wimbledon, dan Prancis Terbuka, untuk melengkapi gelar Grand Slam mereka.

Pasangan Prancis yang menjadi unggulan kelima pada turnamen Grand Slam pertama tahun ini tersebut hanya mendapat satu break pada set pertama. Mereka mencuri angka dari servis Kontinen saat kedudukan  4-4 dan kemudian Herbert menghasilkan angka dari servisnya sendiri untuk memenangi set pertama.

Pada set kedua, masing-masing pasangan menghasilkan angka dari servis mereka sendiri, sebelum pasangan Herbert dan Mahut berada di atas angin pada saat tiebreak untuk memastikan kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam dan 38 menit, demikian dilaporkan Reuters.

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Kalahkan Kvitova, Naomi Osaka Juara Australia Terbuka

Kalahkan Kvitova, Naomi Osaka Juara Australia Terbuka

Petenis putri Jepang Naomi Osaka melakukan service bola ke arah lawannya petenis putri Republik Ceko Petra Kvitova dalam babak final tunggal putri Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Sabtu (26/1/2019). Naomi Osaka berhasil menjuarai turnamen tenis grand slam ini setelah megalahkan Kvitova 7-6(2), 5-7, 6-4. ANTARA FOTO/Reuters-Edgar Su/hp.

Posted on

Naomi Osaka, petenis nomor satu dunia pertama dari Asia

Jakarta, (ANTARA News) – Petenis Jepang  Naomi Osaka menjadi petenis nomor satu dunia yang baru setelah melalui pertandingan dramatis mengalahkan Petra Kvitova (Ceko) di final turnamen tenis Grand Slam Australia Terbuka di Melbourne, Sabtu.
 
Osaka, juara AS Terbuka 2018 berusia 21 tahun dan unggulan keempat itu, sempat gagal memanfaatkan tiga kali “championship point” dan menyerah pada set kedua, tapi kembali bangkit merebut set ketiga untuk memenangi pertandingan dengan skor akhir 7-6 (7-2), 5-7, 6-4.

Bagi Kvitova, 28 tahun, dan unggulan ke delapan, penampilan di ifnal merupakan pencapaian terbaik sejak cedera setelah ditikam dengan pisau oleh penyusup di rumahnya pada 2016 lalu.

Ada pemandangan berbeda saat penyerahan tropi juara dibanding di AS Terbuka tahun lalu ketika Osaka saat itu tampak kikuk dan terbata-bata saat memberika kata sambutan.

Tapi di Melbourne, Osaka tampak berbeda karena selalu menebar senyum saat prosesi penyerahan tropi.

“Ehm… halo. Maaf, berbicara di depan publik memang bukan keahlian saya, jadi saya berharap bisa melewatinya,” kata Osaka seperti dikutip bbc.com.

“Saya sebelumnya sudah membuat catatan, tapi masih lupa kata-kata yang akan saya ucapkan. Terima kasih semua, saya benar-benar merasa terhormat karena bisa mencapai final,” katanya.

Sementara Kvitova, dua kali juara Wimbledon, mengatakan bahwa ia merasa beruntung masih hidup setelah insiden penikaman terhadap dirinya pada Desember 2016. 

Osaka sepertinya akan memastikan gelar juara dengan mudah sebelum Kvitova bangkit untuk menyamakan kedudukan 5-5 pada set kedua dan merebut 12 point secara beruntun untuk berbalik memimpin untuk pertama kalinya sejak awal pertandingan.

Namun setelah sempat berurai air mata saat menuju kamar ganti saat istirahat karena gagal menuntaskan set kedua, Osaka kembali berhasil mengembalikan suasana dan fokus, serta akhirnya menuntaskan perlawanan Kvitova.

Kemenangan tersebut membuat Osaka mencatat sejarah sebagai petenis pertama sejak Jennifer Capriati dari AS  pada 2001 yang berhasil merebut gelar juara grand slam untuk kedua kalinya secara beruntun.

Osaka yang menggeser posisi petenis Simona Halep di peringkat puncak selama 48 minggu, juga menoreh sejarah dengan tinta emas sebagai petenis Asia pertama yang bertengger di puncak.

Bukan itu saja, ia juga menjadi petenis termuda yang menduduki peringkat teratas dunia sejak Caroline Wozniacki dari Denmark yang berusia 20 tahun pada 2010.

Osaka meraih gelar juara Grand Slam pertama di AS Terbuka pada September 2018 lalu setelah di final menaklukkan harapan tuan rumah dan juga juara Grand Slam 23 kali, Serena Williams.

Tapi partai final yang berlangsung di Flushing Meadow itu diwarnai pertengkaran antara Williams dengan wasit Carlos Ramos yang memimpin pertandingan.

Suasana penyerahan tropi juara ketika itu pun berlangsung dalam suasana yang tidak nyaman bagi Osaka karena penonton terus menerus berteriak mengolok-olok Ramos, membuat Serena merasa perlu untuk mengimbau kepada penonton agar tenang demi untuk menghormati Osaka, sang juara baru.

Tapi suasana di Rod Laver Arena tampak berbeda, setelah Osaka menghentikan perlawanan Kvitova setelah berjuang selama dua jam 27 menit di hadapan sekitar 15.000 penonton.

“Saya sebenarnya tidak menginginkan ini sebagai pertemuan pertama kita. Tapi selamat kepada Anda dan tim Anda,” kata Osaka memuji Kvitova sambil mengangkat tropi juara Daphne Akhurst Memorial Cup.

“Anda sungguh luar biasa dan saya merasa terhormat bisa bertemu dengan Anda di final Grand Slam,” katanya.

Sementara Kvitova tampak penuh emosial dalam upacara penyerahan hadiah tersebut, sementara para penggemarnya berharap petenis itu bisa tampil sebagai pembawa inspirasi dengan bangkit lagi setelah drama penusukan terhadap dirinya.

“Ini benar-benar luara biasa. Saya hampir tidak percaya bisa tampil lagi di final Grand Slam,” katanya dengan terbata-bata, sampai berusaha keras menahan air mata yang mengalir.

“Ini final yang luar biasa. Selamat, Naomi,” katanya.

Baca juga: Taklukkan Kvitova, Osaka juara tunggal putri Australia Terbuka

Baca juga: Final Australia Terbuka, Osaka bugar dan siap taklukkan Kvitova

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Taklukkan Kvitova, Osaka juara tunggal putri Australia Terbuka

    Melbourne, (ANTARA News) – Naomi Osaka sukses merebut gelar juara turnamen Grand Slam keduanya secara beruntun dengan mengalahkan Petra Kvitova dalam final tunggal putri Australia Terbuka secara dramatis.
    Dalam pertandingan besar dan berkualitas Sabtu, Osaka melewatkan tiga poin pertandingan berturut-turut di set kedua dan menghadapi jurang kekalahan sebelum akhirnya kembali pada kemenangan 7-6(2), 5-7, dan 6-4, demikian dilansir laman resmi ausopen.com, Sabtu.
    Setelah mengalami rasa yang kurang menyenangkan meski memenangi gelar secara kontroversial di Amerika Terbuka tahun lalu, kali ini Osaka mengalami momen yang benar-benar menggembirakan.
    Pukulan servis pertama yang tidak dapat dibalas oleh Kvitova membuat penonton gembira, dan Osaka pun seperti biasa memperlihatkan karakter tenang usai kemenangannya.
    Petenis Jepang ini menjadi pemain pertama yang memenangi dua gelar Grand Slam secara beruntun sejak Serena Williams pada 2015, dan pemain pertama yang mempertahankan gelar perdananya di Slam berikutnya sejak Jennifer Capriati memenangi  Australia dan Prancis Terbuka di tahun 2001.
    Kemenangan ini juga mendatangkan tonggak sejarah baru dalam perjalanan karir Osaka karena ia berhak menempati peringkat nomor satu dunia.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Final Australia Terbuka, Djokovic-Nadal babak baru persaingan terhebat

Melbourne, Australia (ANTARA News) – Usai memenangkan semifinal, Novak Djokovic dan Rafa Nadal akan menghadapi babak baru di final tunggal putra Australia Terbuka hari Minggu.
   
Keduanya berhasil masuk ke final dengan penampilan yang memukau, dengan Nadal yang berhasil menyelesaikan jejak Stefanos Tsitsipas hanya dengan enam gim dan Djokovic yang menyudahi Lucas Pouille dengan empat gim.
   
Keduanya terbukti tidak tersentuh oleh para petenis yang lebih muda meski usai mereka jauh melampaui lawan-lawannya tersebut.
   
Keduanya akan bertemu di final untuk kedelapan kalinya di Grand Slam dan menjadi yang pertama di arena Melbourne Park setelah keduanya tercatat pernah melakoni duel terlama yaitu lima jam 53 menit di tahun 2012.
   
Sementara kedua pemain telah menambah tumpukan gelar Grand Slam mereka dalam beberapa tahun terakhir, keduanya ternyata tidak saling berhadapan dalam pertandingan perebutan gelar sejak Perancis Terbuka 2014.
   
Pada kali itu, Nadal menang dalam empat set dan unggul 4-3 dalam final Grand Slam mereka.
   
Namun mengingat masalah kebugaran dan rekornya yang tidak menonjol belakangan ini, maka wajar jika ada orang-orang yang meragukan pemain berusia 32 tahun itu mampu menentukan nasibnya pada final di hari Minggu.
   
Petenis kidal itu sempat pensiun sementara akibat cedera di perempat final turnamen tahun lalu dan di semifinal AS Terbuka.
   
Tetapi semua kehilangan itu terbayar dengan aksi gemilang di Melbourne Park di mana ia belum terkalahkan satu set pun.
   
Nadal, yang lebih tua tapi bijaksana, telah menambah kecepatan pukulan servisnya, memungkinkannya untuk lebih agresif pada tembakan kedua dan memperpendek poin untuk mempertahankan tubuhnya.
   
Kualitas tenis dan “kebahagiaannya” dalam permainan menjadi pertanda baik untuk berpeluang mengalahkan lawannya dari Serbia besok dan mengklaim rekor gelar ketujuh di Melbourne.
   
Berbeda dengan Nadal, banyak yang mengharapkan penampilan dari Djokovic di putaran final.
   
Australia Terbuka merupakan turnamen yang telah dikuasainya selama 11 tahun terakhir sejak mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga untuk gelar Grand Slam pertamanya pada 2008 saat berusia 20 tahun.
   
Sekarang ia bertaruh untuk gelar Grand Slam ke 15 dan suksesi ketiga, Djokovic tidak cukup dominan seperti Nadal, yang bertahan dalam empat set melawan petenis Rusia Daniil Medvedev dan kemudian mengeluh sakit punggung.
   
Namun ia menghancurkan semua keraguan tentang kondisi permainannya dengan 83 menit mengalahkan Pouille pada hari Jumat.
   
Ia menggambarkan Nadal sebagai saingan terbesarnya dan Djokovic melihat petenis Spanyol itu pun mengincar gelar di Melbourne.
   
“Dengan segala yang dimilikinya, semua kualitas dalam gimnya, membuatnya jauh lebih sulit untuk dihadapi sebagai,” katanya.
   
Sementara final Australia Terbuka 2017 antara Roger Federer dan Nadal dipandang sebagai pengingat sentimentalis, pertandingan besok Minggu dapat membuka fase baru dan paling mendebarkan dalam salah satu persaingan tenis terbesar.
   
Pertandingan besok juga dapat membuka kembali debat “terbesar sepanjang masa”.
   
Jika Nadal menenggak kemenangan makan akan menjadi pemain ketiga yang mengklaim dua Grand Slam dua kali setelah Roy Emerson dan Rod Laver, sekaligus mengalahkan Federer kedua kalinya.
   
Sedangkan jika kemenangan berpihak pada Djokovic, akan memindahkannya melewati Pete Sampras (14) menjadi nomor tiga dalam daftar pemenang gelar Grand Slam.

Baca juga: Tundukkan Pouille, Djokovic ke final Australia Terbuka

Baca juga: Nadal akhiri harapan Tsitsipas di semifinal Australia Terbuka

Oleh Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Final Australia Terbuka, Osaka bugar dan siap taklukkan Kvitova

Melbourne (ANTARA News) – Juara Amerika Terbuka Naomi Osaka terkenal dengan kekuatan permainannya, namun pelatihnya yaitu Sascha Bajin yakin kebugaran dan fokus pola pikir anak didiknya akan memberi keunggulan saat melawan Petra Kvitova di final tunggal putri Australia Terbuka.
  
Osaka akan mengejar pertaruhan gelar Grand Slam keduanya secara beruntun melawan dua kali juara Wimbledon Kvitova pada hari Sabtu, setelah mengklaim gelar perdananya di New York tahun lalu dengan mengalahkan Serena Williams.
   
Melansir Reuters, Bajin ingin Osaka untuk menguasai pertandingan melawan petenis kidal Kvitova, dengan cara yang sama saat ia menghadapi Karolina Pliskova di semifinal.
   
“Yang saya inginkan dia beraksi seperti saat melawan Pliskova. (Kvitova) juga merupakan pemukul server besar, bedanya dia kidal. Gunakan pemikiran yang sama,” kata pelatih Jerman itu kepada wartawan di Melbourne Park, Jumat.
   
Menurut Bajin baik Kvitova dan Pliskova sangat berbahaya pada pukulan-pukulan awal, tapi ia optimistis sejalan dengan pertandingan, Naomi dengan kondisi pikiran dan fisiknya yang baik bisa mengatasi masalah itu.
   
Bajin sangat terkesan melihat bagaimana anak didiknya yang merupakan petenis unggulan peringkat keempat itu memulai kembali latihan untuk musim baru setelah istirahat singkat.
   
“Kau tahu, kami mengalami musim yang luar biasa hebat tahun lalu, tetapi setelah istirahat hanya dua minggu, dia kembali dan muncul dan benar-benar bekerja keras. Dia pekerja keras, dan itulah sebabnya dia ada di sini,” pungkas Bajin.

Baca juga: Osaka capai final Australia Terbuka 2019

Baca juga: Nissin tarik iklan rasial pada Osaka

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Menjelang final Australia Terbuka, Kvitova tumbuhkan rasa percaya diri

Melbourne (ANTARA News) – Jiri Vanek, pelatih petenis Petra Kvitova, mengatakan bahwa anak asuhnya perlu ketenangan diri untuk menemukan “naluri pembunuhnya” saat menghadapi Naomi Osaka di final tunggal putri Australia Terbuka 2019.
   
Kvitova mengalami kegelisahan setelah mengalami penyerangan oleh pencuri di rumahnya pada tahun 2016 dan akan berjuang untuk mengalami masalahnya itu sendirian di ruangan.
   
Melansir laporan Reuters, Kvitova absen dari turnamen 2017 karena memulihkan luka tusuk di tangannya dan kalah di Melbourne Park setelah kalah pada putaran pertama tahun lalu.
   
Tetapi petenis Ceko berusia 28 tahun itu sekarang tinggal satu langkah lagi untuk meraih mahkota juara setelah mengalahkan Danielle Collins 7-6(2) dan 6-0 sebelum mencapai final pertamanya di Melbourne Park tahun ini.
   
Kvitova tampaknya selalu tersenyum di luar lapangan, berbeda dengan keseriusans yang selalu ia tampilkan dalam pertandingan.
   
“Dia selalu tersenyum. Maksudku, di dalam tim kami selalu mencoba untuk tersenyum dimana pun. Kami membuat banyak hal lucu di lapangan dan dia menyukainya,” kata Vanek, mantan petenis tunggal profesional.
   
Menurut Vanek, Kvitova dulu terlalu mempedulikan pendapat orang lain sejak insiden 2016, tetapi fokusnya sekarang kembali pada dirinya dan tenisnya lagi.
   
“Kami hanya mencoba untuk menempatkan (kembali) ke fokusnya. Kemudian dia menemukan naluri pembunuhnya,” pungkas Vanek menambahkan.
   
Sementara itu, Kvitova mengatakan sempat ada rasa tidak percaya diri yang muncul, terutama saat dia kalah pada putaran pertama Australia Terbuka 2018 yang menjadi salah satu situasi terburuk yang pernah ia alami.
   
“Saya pikir salah satu yang terburuk ada di tahun lalu, ketika saya kalah dari Petkovic di putaran pertama turnamen ini, yang saya rasakan sangat mengerikan. Tentu saja kalah di Wimbledon juga sangat menyakitkan,” tutur Kvitova.

Baca juga: Tekuk Collins, Kvitova melaju ke final Australia Terbuka

Baca juga: Final Australia Terbuka, Osaka bugar dan siap taklukkan Kvitova
 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Nadal akhiri harapan Tsitsipas di semifinal Australia Terbuka

Melbourne (ANTARA News) – Rafa Nadal mengakhiri harapan kemenangan Stefanos Tsitsipas di semifinal tunggal putra Australia Terbuka, Kamis, dengan skor 6-2, 6-4, dan 6-0, sekaligus menjadi babak final kelimanya di arena Melbourne Park.
   
Petenis peringkat dua dari Spanyol itu menjinakkan pukulan servis Tsitsipas yang sebelumnya menyingkirkan juara bertahan Roger Federer di putaran keempat, seperti dilansir Reuters, Kamis.
   
Setelah unggul 5-0 pada set terakhir, Nadal menutup pertandingan dengan servis kencang dalam waktu satu jam dan 46 menit dan meninggalkan Tsitsipas keluar dengan cepat dari stadion.
   
Nadal, juara pada 2009, akan menghadapi unggulan teratas Novak Djokovic atau unggulan ke-28 asal Prancis Lucas Pouille di final dalam pertaruhannya meraih gelar juara di Melbourne kedua kalinya dan mahkota Grand Slam ke-18.
   
Setelah mengundurkan diri dari turnamen utama Brisbane International akibat cedera paha, Nadal sangat senang dengan permainan dan kebugarannya di Melbourne Park, tempat tahun lalu ia mundur karena cedera di perempat final.
   
“Ini adalah pertandingan yang hebat, turnamen yang hebat, saya pikir saya telah bermain sangat baik setiap hari,” kata petenis berusia 32 tahun itu dalam wawancara di tepi lapangan usai pertandingan.
   
Ia menilai bahwa sulit untuk membayangkan bahwa lawannya adalah Tsitsipas, yang mengejutkan beberapa petenis paling berpengalaman hingga akhirnya bisa berada pada posisi semifinalis Grand Slam pertama dari negaranya.
   
“Setelah berbulan-bulan tanpa bermain, mungkin lapangan ini, kerumunan ini memberi saya energi yang luar biasa. Pada saat itu (di Brisbane), sangat sulit membayangkan saya akan berada di sini,” katanya.
   
Sementara itu, terlihat Tsitsipas datang ke konferensi media pascapertandingan dengan menyeka-nyeka matanya, seakan-akan terbangun dari mimpi buruk.
   
“Jujur saya tidak tahu apa yang bisa saya ambil dari pertandingan itu. Saya merasa senang dengan penampilan saya di turnamen ini tetapi pada saat yang sama saya merasa kecewa,” katanya menjelaskan situasi yang ia rasakan sekarang.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Rafael Nadal redam perlawanan Stefanos Tsitsipas dalam babak semifinal Australia Terbuka 2019

Petenis Spanyol Rafael Nadal melakukan selebrasi usai mengalahkan petenis Yunani Stefanos Tsitsipas dalam babak semi final tunggal putra Turnamen Tenis Australia Terbuka 2019 di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Kamis (24/1/2019). Rafael Nadal melaju ke babak final usai menang dengan skor 2-6, 4-6, 0-6. ANTARA FOTO/Reuters/Aly Song/wsj.

Posted on

Naomi Osaka hentikan langkah Karolina Pliskova menuju final Turnamen Tenis Australia Terbuka 2019

Petenis Jepang Naomi Osaka melakukan selebrasi usai mengalahkan petenis Republik Ceko Karolina Pliskova dalam babak semi final tunggal putri Turnamen Tenis Australia Terbuka 2019 di  Melbourne Park, Melbourne, Australia, Kamis (24/1/2019). Juara Amerika Terbuka Naomi Osaka sukses menghentikan perlawanan Karolina Pliskova untuk mencapai final perdananya di Australia Terbuka dengan kemenangan 6-2, 4-6, 6-4 dan akan memperebutkan gelar dengan juara Wimbledon Petra Kvitova. ANTARA FOTO/Reuters/Edgar Su/wsj.

Posted on

Osaka capai final Australia Terbuka 2019

Melbourne (ANTARA News) – Juara Amerika Terbuka Naomi Osaka sukses menghentikan perlawanan Karolina Pliskova untuk mencapai final perdananya di Australia Terbuka dengan kemenangan 6-2, 4-6, 6-4 pada hari Kamis dan akan memperebutkan gelar dengan juara Wimbledon Petra Kvitova.
   
Osaka secara leluasa memainkan forehand dan backhand-nya, serta mematahkan servis Pliskova dua kali dengan tidak mengalami satu breakpoint pun saat melewati set pertama.
   
Pliskova, yang mengalahkan Serena Williams pada perempat final, gagal menguasai permainan melawan Osaka, meskipun berhasil membuktikan mampu menyamakan kedudukan dengan break kedua pada kedudukan 5-4 setelah sempat bertukar break.
   
Osaka mengubah satu-satunya peluang breakpoint pada set penentuan, sementara lawannya justru menyia-nyiakan empat breakpoint.
   
Petenis Jepang berusia 21 tahun itu mencapai final Grand Slam keduanya dengan ace ke-15 dalam pertandingan berdurasi satu jam 53 menit.
   
Nantinya Osaka akan bertemu dengan petenis Ceko lainnya yaitu Petra Kvitova di final tunggal putri Grand Slam.
   
Bagi Kvitova, capaiannya di final Australia Terbuka merupakan yang pertama pada Grand Slam dalam lima tahun terakhir setelah mengalahkan petenis Amerika Serikat non-unggulan Danielle Collins 7-6 (2) 6-0 di semifinal pertama.

Baca juga: Nissin tarik iklan rasial pada Osaka

Baca juga: Osaka ke semifinal Australia terbuka usai hempaskan Svitolina

Baca juga: Tekuk Collins, Kvitova melaju ke final Australia Terbuka

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Nissin tarik iklan rasial pada Osaka

Tokyo (ANTARA News) – Sebuah perusahaan mie asal Jepang, Nissin, telah menghapus iklan kontroversialnya menyusul perselisihan tentang warna kulit dari karakter kartun yang menggambarkan petenis Naomi Osaka.
   
Iklan itu menggambarkan Osaka, yang ayahnya orang Haiti dan ibunya orang Jepang, dengan kulit pucat dan rambut cokelat muda sehingga menimbulkan kemarahan publik, melansir laporan Reuters, Kamis.
   
“Benar-benar sangat kecewa melihat bahwa tidak adanya wanita kulit berwarna untuk tampil dalam iklan. Hal sebaliknya, justru saay menemuka perwujudan Osaka dengan kulit yang putih bersih,” tulis jurnalis keturunan Afro-Amerika Baye McNeil dalam kolomnya yang terkenal ‘Black Eye’ di Japan Times.
   
Nissin, yang mensponsori Osaka dan rekan senegaranya Kei Nishikori, menghapus iklan dari akun YouTube-nya pada hari Rabu dan mengatakan mereka tidak berniat untuk “memutihkan” petenis berusia 21 tahun yang akan tampil di semifinal tunggal putri Australia Terbuka hari Kamis.
   
“Tidak ada niat untuk memutihkan. Kami menerima bahwa kami tidak cukup sensitif dan akan lebih memperhatikan masalah keanekaragaman di masa depan,” kata juru bicara Nissin.
   
Jepang secara tradisional berpandangan sebagai negara yang homogen secara ras, meskipun beberapa atlet ras campuran yang sukses seperti Osaka, pelari cepat Asuka Cambridge, dan pitcher baseball Yu Darvish telah menantang citra itu.
   
Terkait hal ini, Osaka belum mengomentari perihal masalah di iklan tersebut.

Baca juga: Osaka ke semifinal Australia terbuka usai hempaskan Svitolina

Baca juga: Osaka mundur, Kiki Bertens ketiban pulung

Baca juga: Naomi Osaka petenis ketiga kontestan WTA Finals
 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Youtube Tsitsipas banjir subscriber saat ia berhasil ke semifinal

Melbourne, Australia (ANTARA News) – Saluran Youtube petenis Yunani Stefanos Tsitsipas tengah mengalami lonjakan subscriber akibat prestasinya mencapai semifinal tunggal putra Australia Terbuka menghadapi petenis nomor dua dunia Rafa Nadal.
   
Dilansir Reuters, Kamis, subscribers atau pelanggan Tsitsipas telah melonjak hampir 50.000 setelah petenis Yunani itu mencetak kemenangan atas petenis Spanyol Roberto Bautista Agut dalam empat set di babak perempat final.
   
“Saya mulai membuat video tahun lalu, terinspirasi dari orang lain. Ketika putus asa, merasa sedih, saya membuat video ini. Saya benar-benar merasa lebih baik,” tutur Tsitsipas yang juga mengalahkan Roger Federer di putaran keempat.
   
Pandangan Tsitsipas terhadap kehidupan membentuk tekad yang telah membantu pemain berusia 20 tahun ini beralih dari penilaian sebagai petenis berprospek cerah, menjadi “pesaing sejati” untuk gelar Grand Slam pertamanya di Melbourne.
   
“Dengan membuat video membuat saya sadar bahwa tenis bukanlah hal yang paling penting dalam hidup, bahwa kita semua memiliki bakat lain yang tidak kita ketahui. Agak membuat saya lebih santai,” katanya menambahkan.
   
Sikap itulah yang menjadi salah satu alasan Nadal tidak akan menganggap enteng Tsitsipas meski mengalahkannya dalam dua set langsung dalam dua pertemuan sebelumnya tahun lalu.
   
“Ketika anda menghadapi para pemain muda ini, mereka berada dalam perbaikan (permainan) yang permanen. Mereka punya rasa percaya diri. Dia memenangi banyak pertandingan bagus. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” kata Nadal mengungkapkan penilaiannya terhadap Tsitsipas.
   
Menurut Nadal, jika sudah berada di semifinal sebuah turnamen Grand Slam maka tidak ada lawan yang mudah, sedangkan Stefanos ia nilai sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
   
“Untuk memiliki kesempatan berada di final, saya harus bermain sebaik mungkin,” tutur Nadal.
   
Dalam nomor tunggal putri, dua kali juara Wimbledon yaitu Petra Kvitova berhasil mengalahkan Danielle Collins dari Amerika, dan mengantarkannya pada babak final.
   
Sementara mantan petenis nomor satu dunia Karolina Pliskova melanjutkan upayanya untuk mendapatkan gelar Grand Slam perdana melawan Naomi Osaka.

Baca juga: Tsitsipas bidik sasaran lebih tinggi usai sukses ke semifinal
 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Petra Kvitova melaju ke final Turnamen Tenis Australia Terbuka 2019

Petra Kvitova melaju ke final Turnamen Tenis Australia Terbuka 2019

Petenis Republik Ceko Petra Kvitova berupaya mengembalikan bola ke arah lawannya petenis AS Danielle Collins dalam babak semi final tunggal putri Turnamen Tenis Australia Terbuka 2019, di  Melbourne Park, Melbourne, Australia, Kamis (24/1/2019). Petra Kvitova melaju ke babak final setalah mengalahkan Danielle Collins 7-6(7-2) dan 6-0. ANTARA FOTO/Reuters-Lucy Nicholson/hp.

Posted on

Tekuk Collins, Kvitova melaju ke final Australia Terbuka

Melbourne, Australia (ANTARA News) – Petra Kvitova akan bertanding di babak final Grand Slam pertama kalinya dalam lima tahun seusai mengalahkan petenis non-peringkat Amerika Serikat Danielle Collins dengan skor telak 7-6(2) dan 6-0.

Petenis Ceko peringkat delapan itu akan bertemu dengan juara Amerika Serikat Terbuka Naomi Osaka dan petenis peringkat tujuh Karolina Pliskova yang merupakan rekan senegaranya.
   
Pertarungan di final yang akan dijalaninya akan menjadi pertaruhan pertamanya untuk menjuarai Grand Slam sejak kalah pada final Wimbledon 2014 dan hanya meraih juara dua.
   
Pertandingan di Rod Laver Arena dipenuhi ketegangan akibat penundaan karena penutupan atap arena selama set pertama akibat kondisi buruk, serta diwarnai kerusakan sensor kabel net pada awal detik yang membuat Collins marah.
   
Kvitova memanfaatkan kesempatan itu untuk mematahkan pukulannya tiga kali berturut-turut yang mengantarkannya pada kemenangan empatik, menjadikannya wanita Ceko pertama yang mencapai final di Melbourne sejak Jana Novotna kehilangan kesempatan atas Monica Seles pada tahun 1991.

Baca juga: Kvitova mundur dari Eastbourne karena cedera

Baca juga: Muguruza dan Kvitova menang di Birmingham

Baca juga: Petra Kvitova tersingkir dari turnamen Indian Wells
 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Tundukkan Raonic, Pouille untuk pertama kali capai semifinal Grand Slam

Melbourne (ANTARA News) – Petenis Prancis Lucas Pouille menundukkan petenis dengan servis keras Milos Raonic 7-6(4), 6-3, 6-7(2), 6-4 pada perempat final Australia Terbuka untuk maju ke semifinal Grand Slam perdananya, Rabu.

Petenis Prancis berusia 24 tahun tersebut, merebut set pertama dengan forehand panjang yang brilian menghadapi Raonic yang maju ke depan net pada tiebreak dan memanfaatkan satu-satunya kesempatan breakpoint pada set kedua dengan backhand terukur sebelum dua winner dan dua servis keras memberi Pouille kemenangan set kedua.

Petenis berusia 28 tahun, Raonic, membuat Pouille yang pernah menempati 10 peringkat teratas dunia harus membayar mahal karena menyia-nyiakan empat breakpoint, dengan memenangi tiebreak set ketiga. Namun petenis Prancis itu mematahkan servis atlet Kanada itu lagi pada set keempat, mengubah matchpoint ketiganya menjadi angka untuk memastikan kemenangan hanya dalam tiga jam lebih.

Pouille akan bertemu pemenang pertandingan perempat final terakhir antara unggulan teratas Novak Djokovic dari Serbia melawan petenis Jepang Kei Nishikori, untuk meraih satu tempat di final, Minggu, demikian Reuters.

Baca juga: Pouille masuk perempat final untuk pertama kalinya

Baca juga: Raonic libas Zverev

Penerjemah: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Tenis Australia Terbuka: Lucas Pouille melaju ke semi final

Tenis Australia Terbuka: Lucas Pouille melaju ke semi final

Petenis Perancis Lucas Pouille melakukan selebrasi setelah berhasil mengalahkan lawannya petenis Kanada Milos Raonic dalam pertandingan tunggal putera babak perempat final Turnamen Tenis Australia Terbuka, di Melbourne Park, Melbourne, Australia,  Rabu (23/1/2019). Lucas Pouille melaju ke babak semi final setelah mengalahkan Milos Raonic  7-6 (7-4) 6-3 6-7 (2-7) 6-4 . ANTARA FOTO/Reuters-Lucy Nicholson/hp.

Posted on

Serena Williams ditumbangkan Pliskova di Australia Terbuka

Melbourne, Australia (ANTARA News) – Serena Williams menyia-nyiakan empat match point  dan membuang keunggulan 5-1 yang sempat ia miliki pada set penentuan saat melawan Karolina Pliskova, yang berujung kekalahan 6-4, 4-6, 7-5 pada turnamen Australia Terbuka di Melbourne, Rabu.

Pada pertandingan perempat final itu, Williams yang mengejar kemenangan ke-24 Grand Slam sempat lolos dari dua match poin pada gim terakhir namun terhenti pada yang ketiga saat Pliskova memberikan pukulan servis keras, melansir laporan Reuters.

Pliskova akan bertemu Naomi Osaka pada semifinal tunggal putri Australia Terbuka 2019, hal ini menghalangi Williams untuk membalas dendam pada Osaka yang pernah mengalahkannya.

“Dia meningkatkan permainannya di set dua. Dia bermain sangat baik pada pukulan-pukulannya. Saya sedikit pasif menghadapinya,” tutur Pliskova.

Pliskova pun mengaku senang bisa bermain dua hari berturut-turut dan menilai Osaka adalah petenis yang berbahaya.

“Namun tidak ada yang lebih berbahaya dibanding Serena, jadi saya akan menikmati pertandingannya,” pungkas Pliskova.

Williams yang merupakan mantan petenis nomor satu dunia, berusaha memperbaiki posisinya usai melahirkan pada September 2017 dengan melakukan perlawanan di set kedua untuk menyamakan kedudukan atas Pliskova.

Dia sempat mencetak momen penentu dengan memimpin 5-1 kala permainan lawannya dari Ceko itu menurun. Namun Williams yang berusia 37 tahun ini goyah saat kemenangan di depan mata.

Petenis Amerika Serikat ini pun kehilangan angka dari dua servisnya.

Pliskova pun bertahan, lolos dari match point pertama pada gim ketujuh dan tiga lainnya saat tertinggal 4-5, sebelum akhirnya menekuk Williams pada tiga gim selanjutnya yang menjadi penentu kemenangannya.

Baca juga: Osaka ke semifinal Australia terbuka usai hempaskan Svitolina

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Priska Madelyn tumbang di babak ketiga Australia Terbuka junior

Jakarta (ANTARA News) – Penis putri muda Indonesia, Priska Madelyn Nugroho, gagal menenuhi target mencapai perempat final Australia Terbuka, setelah pada Rabu tumbang di babak ketiga dari petenis Latvia, Kamilla Bartone, 3-6, 6-3, 3-6.

Baca juga: Priska bidik lolos ke perempat final Australia Terbuka junior

Dari pantauan Antara melalui situs resmi Australia Terbuka, Priska terlihat kurang konsisten dalam pertandingan tersebut. Beberapa kali dia melakukan pukulan bagus dan mematahkan servis lawan. Namun Priska juga banyak melakukan kesalahan sendiri yang memberikan banyak poin untuk lawan.

Setelah sering tertekan di set pertama, Priska tampil apik di set kedua terutama dalam pengembalian servis. Dua kali Priska melakukan break untuk merebut set kedua dengan skor 6-3.

Pada set ketiga, kesalahan-kesalahan kembali dilakukan Priska. Dua kesalahan sendiri dari Priska akhirnya menutup perjuangan remaja kelahiran Jakarta 29 Mei 2003 itu dengan skor 3-6.

Priska maju ke babak ketiga setelah menang 6-3, 6-7, 6-4 atas petenis Korea Selatan Yeon Sudah Kok, dan di babak kedua menang atas petenis Amerika serikat Lea Ma, 5-7, 6-3, 6-0.

Sebelumnya Priska menargetkan lolos ke perempat final kejuaraan Australia Terbuka kategori junior di Melbourne

“Australia Terbuka menjadi kejuaraan grand slam pertama bagi saya selama mengikuti kejuaraan tenis. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar mendapatkan hasil yang bagus,” kata Priska sebelum berangkat ke Melbourne.

Petenis peringkat 45 junior dunia itu mengaku optimistis mencapai putaran perempat final menyusul peta kekuatan calon-calon lawan kelas dunia yang sudah dikenalnya.

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Australia Terbuka 2019 : Serena Williams vs Karolina Pliskova

Petenis AS Serena Williams beraksi saat pertandingan melawan petenis Republik Ceko Karolina Pliskova pada pertandingan perempat final turnamen tenis Australia Terbuka 2019 di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Kamis (23/1/2019). ANTARA FOTO/REUTERS /Kim Kyung-Hoon/aww.

Posted on

Osaka ke semifinal Australia terbuka usai hempaskan Svitolina

Jakarta (ANTARA News) – Juara AS Terbuka 2018 Naomi Osaka mengalahkan Elina Svitolina 6-4 6-1 untuk mencapai semifinal Australia Terbuka pertamanya, Rabu.

Osaka yang berusia 21 tahun sebenarnya melakukan serangkaian kesalahan sendiri dalam pertandingan tersebut, tetapi ia masih terlalu kuat untuk unggulan keenam dari Ukraina yang akhirnya ia singkirkan dalam pertandingan berdurasi satu jam dan 12 menit.

Dengan kemenangan itu, Osaka menjadi wanita Jepang pertama yang mencapai empat besar di Melbourne Park sejak Kimiko Date pada tahun 1994.

Di semifinal Osaka akan menghadapi pemenang antara Serena Williams dan  Karolina Pliskova.

“Saya sudah bermain dengan keduanya dan mereka berdua pemain yang sangat hebat,” kata Osaka setelah pertandingannya di Rod Laver Arena seperti dikutip Reuters.

“Dan aku tahu itu akan sulit, tidak peduli siapa yang aku hadapi,” tambahnya.

Baca juga: Melaju ke perempat final, Naomi Osaka akan hadapi Svitolina
Baca juga: Serena berselisih di final AS Terbuka, Osaka tidak merasa terganggu

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Australia Terbuka : Tundukkan Frances Tiafoe, Nadal melaju ke semifinal

Aksi petenis Spanyol Rafael Nadal saat mengalahkan Frances Tiafoe pada perempat final Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Selasa (22/1/2019). Nadal berhasil melangkah ke semifinal setelah menang dengan skor 6-3 6-4 6-2. ANTARA FOTO/REUTERS/pras.

Posted on

Kvitova vs Collins di semifinal tunggal putri Australia Terbuka

Melbourne, (ANTARA News) – Petra Kvitova, petenis peringkat delapan, akan bertemu dengan petenis non-peringkat Danielle Collins pada babak semifinal tunggal putri Australia Terbuka.

Pada pertandingan perempat final, Kvitova unggul dengan mudah 6-1 dan 6-4 atas Ashleigh Barty dan menjadi posisi semifinal keduanya di Australia Terbuka,  demikian dilansir Reuters, Selasa.
   
Pemegang juara dua kali Wimbledon ini membungkam penggemar Barty, petenis peringkat 15, yang merupakan atlet tuan rumah. Sementara itu, calon lawan Kvitova yaitu Collins berhasil maju ke semifinal usai mengalahkan peteni Rusia Anastasia Pavlyuchenkova dengan skor 2-6, 7-5, dan 6-1. Petenis Danielle Collins mengekspresikan kemenangannya usai mengalahkan Anastasia Pavlyuchenkova pada pertandingan perempat final tunggal putri Australia Terbuka 2019. (REUTERS/Lucy Nicholson) Meski memulai pertandingan dengan buruk, namun Collins nyatanya berhasil membalik keadaan. Petenis berusia 25 tahun ini sebelumnya tidak pernah memenangi pertandingan di lima penampilan Grand Slam, namun kini berhasil mencapai empat besar dalam undian utama pertamanya di Melbourne Park.
   
“Ini semua adalah pengalaman yang sangat luar biasa. Jelas ini pertama kalinya saya bermain di undian utama di Australia, jadi saya pikir ini sedikit baru bagi saya, “kata Collins kepada wartawan.
   
Collins mengatakan sulit untuk bermain melawan Kvitova yang kidal, yang pernah cuti selama beberapa bulan karena cedera tangan akibat serangan bersenjata tajam di apartemennya pada tahun 2016.
   
“Saya mengikuti banyak kisah karirnya. Dia adalah juara yang luar biasa, telah melalui banyak hal,” tutur Collins.
   
“Kami menjalani pertandingan yang sangat hebat beberapa minggu lalu, salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya mainkan. Saya bahkan tidak memenangkan pertandingan itu tapi sangat akrab dengannya,” kata Collins menambahkan.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Tsitsipas bidik sasaran lebih tinggi usai sukses ke semifinal

Melbourne (ANTARA News) – Setelah meraih tujuannya di tahun 2019 untuk mencapai semifinal Grand Slam, petenis Yunani Stefanos Tsitsipas mengaku sudah menetapkan sasaran lebih tinggi di Australia Terbuka.
   
“Itu langkah pertama sebagai tempat untuk mulai maju,” kata Tsitsipas melansir Reuters, Selasa.
   
Dua hari setelah mengalahkan Roger Federer, Tsitsipas kembali membuat gempar karena berhasil mengalahkan Roberto Bautista dengan 7-5, 4-6, 6-4, 7-6(2), di perempat final tunggal putra.
   
“Saya senang bisa mencapai tujuan, tapi ini justru menjadi langkah awal untuk memulai sesuatu yang lebih dalam. Ya seperti titik minimum, itu menurut saya,” pungkas Tsitsipas menambahkan.
   
Sebelum masuk ke Australia Terbuka, Tsitsipas hanyalah salah seorang petenis muda yang memiliki prospek untuk menjadi pengganti para petenis pro yang lebih tua.
   
Petenis berusia 20 tahun peringkat 14 itu kini muncul sebagai pesaing sejati, usai menunjukkan ketenangan dan kengerian di dalam arena Grand Slam.
   
Capaian tersebut begitu cepat diraih petenis Yunani berambut gondrong ini.
   
Meski begitu, ia mengaku merasa pusing usai beradu dengan Federer dua hari lalu.
   
“Secara umum saya merasakan sedikit sakit di tubuh dan rasa tegang. Saya takut akan berpengaruh pada pertandingan selanjutnya dan ingin tidur nyenyak sehari sebelumnya,” katanya.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Tsitsipas: Tantangan terbesar adalah persiapan

Jakarta (ANTARA News) – Petenis Yunani Stefanis Tsitsipas mengaku tantangan terbesar pertandingan perempat final menghadapi Roberto Bautista Agut adalah persiapannya, setelah sebelumnya ia menundukkan Roger Federer.

“Saya ingin katakan bahwa tantangan terbesar adalah persipaan untuk pertandingan ini,” kata Tsitsipas mengenai melawan Bautista Agut kurang dari 48 jam setelah menundukkan Federer, di Melbourne Park, Selasa.

“Media sosial, media umum menggila setelah kemenangan itu. Ini mendapat perhatian masyarakat.

“Tantangan terbesar saya adalah tetap konsentrasi dan fokus. Saya sangat senang dengan cara bermain saya hari ini karena ini menunjukkan itu tidak terjadi secara kebetulan,” katanya seperti dilansir laman Australia Terbuka.

Tsitsipas untuk pertamakalinya melangkah ke semifinal turnamen Grand Slam setelah mengalahkan Roberto Bautista Agut 7-5, 4-6, 6-4, 7-6.

Kemenangan tersebut terjadi setelah Tsitsipas memupus harapan bintang tenis asal Swiss Roger Federer untuk mencetak hatrik gelar Australia Terbuka.

Pada penampilan keduanya di babak utama Australia Terbuka ini, Tsitsipas yang berusia 20 tahun menjadi semifinalis grand slam termuda setelah Novak Djokovic pada AS Terbuka 2007.

“Ini semua rasanya seperti dongeng, hampir,” kata Tsitsipas. “Saya hanya menjalani mimpi, menjalani apa yang saya sudah bekerja keras untuknya,” katanya.

“Saya merasa sedikit emosional tetapi tidak terlalu…saya bekerja sungguh keras untuk sampai di sini. Pada awal tahun saya mengatakan target saya adalah semifinal Grand Slam. Ketika menjawab pertanyaan ini saya kira saya gila. Tapi tidak, ini nyata, dan ini baru saja terjadi,” katanya.

Bautista Agut telah mengantungi kemenangan sembilan pertandingan beruntun, dengan juara di Doha menjelang pertandingan ini, tetapi perjalanannya menuju perempat final Grand Slam untuk pertamakalinya cukup sulit.

Setelah kemenangan lima set atas Andy Murray dan John Millman, ia menyisihkan unggulan 10 Karen Khachanov dalam tiga set sebelum kembali menang lima set, kali ini atas runner-up tahun lalu Marin Cilic.

Sementara Tsitsipas, juga tidak lebih mudah, membutuhkan empat set pada masing-masing dari empat pertandingan sebelumnya.

Bagi keduanya, ini menjadi perjalanan Australia Terbuka yang berat secara fisik dan emosi.

Selanjutnya, Tsitsipas akan menghadapi unggulan kedua Rafael Nadal atau petenis AS berusia 21 tahun Frances Tiafoe.

Baca juga: Tsitsipas melangkah ke semifinal Melbourne

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Tenis Australia Terbuka: Stefanos Tsitsipas VS Roberto Bautista Agut

Tenis Australia Terbuka: Stefanos Tsitsipas VS Roberto Bautista Agut

Petenis Yunani Stefanos Tsitsipas berupaya mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Spanyol Roberto Bautista Agut dalam pertandingan babak perempat final tunggal putra Turnamen Tenis  Australia Terbuka, di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Selasa (22/1/2019), Tsitsipas berhasil melaju ke babak semi final setelah menang 7-5 4-6 6-4 7-6 (7-2). A NTARA FOTO/Reuters-Adnan Abidi/hp.

Posted on

Tsitsipas melangkah ke semifinal Melbourne

Melbourne (ANTARA News) – Petenis Yunani yang tengah bersinar Stefanos Tsitsipas menambahkan peluang dia bisa berjaya di Australia Terbuka pada Selasa, setelah petenis berusia 20 tahun itu menggilas Roberto Bautista Agut 7-5 4-6 6-4 7-6(2) untuk melangkah ke semifinal turnamen Grand Slam bagi negara Mediterania tersebut.

Setelah mampu menjungkalkan Roger Federer, petenis unggulan ke-14 itu selanjutnya bisa mencatat sejarah tenis bagi negara Yunani jika dia mampu masuk final untuk menghadapi pemenang antara Rafa Nadal atau Frances Tiafoe.

Dalam pertandingan di perempat final itu, Tsitsipas bermain agresif dari baseline bahkan mampu bangkit dari ketertinggalan 2-4 di set ketiga dan bermain alot lewat tiebreak set keempat untuk memastikan kemenangannya lewat servis.

Dengan keberhasilan itu, petenis Yunani itu menjadi semi finalis termuda di Melbourne Parak sejak petenis AS Andy Roddick, yang saat itu juga berusia 20 tahun di turnamen 2003.

Baca juga: Federer dalam tekanan hadapi Tsitsipas

Baca juga: Usai bungkam Federer, Tsitsipas tantang Batista di perempat final Australia Terbuka

Baca juga: Taklukkan Anderson, Tsitsipas capai final Toronto
 

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Nishikori atasi Carreno Busta untuk melaju ke perempat final

Melbourne (ANTARA News) – Kei Nishikori bangkit dari ketertinggalan dua set untuk menyingkirkan petenis Spanyol Pablo Carreno Busta 6-7(8), 4-6, 7-6(4), 6-4, 7-6(8) pada pertandingan putaran empat turnamen Australia Terbuka, Melbourne, Senin.

Terjebak dalam pertandingan sepanjang lima set untuk ketiga kalinya dalam empat pertandingan, Nishikori berjuang untuk menghadapi tekanan fisik dan mental manakala Carreno Busta menguasai dua set pertama.

Petenis unggulan kedelapan dari Jepang itu pada akhirnya mampu membalas ketertinggalannya dan menyudahi perlawanan Carreno Busta untuk satu tiket ke babak perempat final.

Di babak selanjutnya, Nishikori akan bertemu dengan petenis ranking satu dunia asal Serbia Novak Djokovic yang sebelumnya telah mengalahkan petenis Rusia Daniil Medvedev.

Baca juga: Djokovic singkirkan Medvedev

Nishikori membuat sebuah break di set kelima dan tertinggal 5-8 di tiebreaker sebelum mampu mencetak lima poin untuk mengunci kemenangan bagi dirinya dalam waktu lima jam dan lima menit di Margaret Court Arena.

“Saya rasa itu tidak cukup,” canda Nishikori ketika disinggung bahwa dia telah menghabiskan waktu selama 13 jam dan 47 menit di empat pertandingan yang dia jalani.

“Tidak gampang tentunya. Hari ini adalah pertandingan paling berat. Saya akan mencoba memulihkan diri besok,” kata dia.

Pertandingan paling lama di turnamen itu berakhir dengan insiden ketika Carreno Busta protes dengan keputusan wasit tentang posisi jatuhnya bola ketika dia memimpin 8-5 di tiebreak final.

Setelah kalah, dia melempar tas raketnya ke lapangan dan berteriak ke arah wasit.

“Saya sangat sedih… karena setelah lima jam berjuang, setelah lima jam pertandingan, caraku meninggalkan lapangan tidak lah benar dan aku meminta maaf,” kata petenis peringkat 23 dunia itu.

Baca juga: Melaju ke perempat final, Naomi Osaka akan hadapi Svitolina

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Djokovic singkirkan Medvedev

Melbourne (ANTARA News) – Novac Djokovic melaju ke babak perempat final turnamen Australia Terbuka setelah mengalahkan petenis muda Rusia Daniil Medvedev 6-4 6-7(5) 6-2 6-3 di Rod Laver Arena, Melbourne, Senin.

Setelah kemarin malam publik dikejutkan oleh kekalahan Roger Federer oleh petenis Yunani Stefanos Tsitsipas, malam ini penonton dibuat tegang melihat penampilan Medvedev, yang berusia 22 tahun, menggempur Djokovic dengan pukulan-pukulan kerasnya.

Menghadapi Medvedev yang kelelahan dengan gaya bermainnya, Djokovic mampu melewati ujian terbesarnya di turnamen dan memenangi pertandingan itu untuk melaju ke babak perempat final untuk ke sepuluh kalinya di Melbourne Park.

Petenis ranking satu dunia asal Serbia itu meneruskan perjuangannya untuk mengincar hat-trick titel Grand Slam dan gelar juara ke tujuh kalinya di Melbourne Park.

Djokovic akan bertemu unggulan kedelapan Kei Nishikori di pertandingan selanjutnya.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Pouille masuk perempat final untuk pertama kalinya

Melbourne (ANTARA News) – Lucas Pouille mengawali pertandingan dengan lambat namun berhasil mengalahkan Borna Coric dan untuk pertama kalinya melaju ke perempat final tunggal putra Australia Terbuka.
   
Petenis Prancis itu sempat mengalami kesulitan saat menghadapi lawannya yang peringkat 11 dunia, dengan skor 6-7(4), 6-4, 7-5, 7-6(2), melansir Reuters, Senin.
   
Pada set keempat, permainan Pouille membuat Coric mampu membuat permainan untuk mundur ke “tiebreak”.
   
Pouille pun meningkatkan gaya permainannya dan memimpin dengan dua skor kemenangan.
   
Petenis peringkat 28 ini meraih empat poin ketika pukulan Coric membuat bola menyentuh net dan mengubahnya menjadi skor bagi Pouille.
   
Usai mengalahkan petenis Kroasia itu, Pouille akan berhadapan dengan petenis peringkat 16 Milos Raonic untuk memperebutkan posisi semi final.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Raonic libas Zverev

Melbourne, Australia (ANTARA News) – Milos Raonic yang ahli pukulan servis besar sukses melenggang ke perempat final secara mengejutkan usai melibas Alexander Zverev 6-1, 6-1, 7-6(5).
   
Pukulan Zverev, yang sebelumnya menang pada final ATP 2018, dipatahkan sebanyak enam kali oleh Raonic dalam dua set pertama sebelum akhirnya berhasil mengunci kemenangannya kurang dari dua jam dalam pertandingan keempatnya di set ketiga yang sengit itu.
   
Setelah melakukan kesalahan pukulan kelimanya, petenis Jerman itu meminta istirahat dan justru kehilangan emosinya dengan memukul raketnya ke lapangan hingga rusak.
   
Tindakannya tersebut pun dihadiahi peringatan kode pelanggaran kode oleh wasit, begitu menurut laporan Reuters, Senin.
   
Raonic yang berusia 28 tahun akan menghadapi petenis unggulan peringkat 11 asal Kroasia Borna Coric atau petenis Prancis peringkat 28 Lucas Pouille agar bisa masuk ke semifinal.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Pliskova melangkah ke perempat final setelah libas Muguruza

Melbourne (ANTARA News) – Karolina Pliskova melibas dua kali juara Grand Slam Garbine Muguruza dengan skor 6-3, 6-1, Senin, untuk mencapai perempat final Australia Terbuka ketiga kalinya berturut-turut.

Dikutip dari Reuters, petenis unggulan ketujuh asal Ceko itu mematahkan servis mantan juara Wimbledon Muguruza lima kali dalam pertandingan tidak imbang yang berlangsung pada siang yang cerah di Margaret Court Arena.

Pliskova Hanya membutuhkan 24 menit untuk memenangi set kedua. Ia memperoleh dua match point pada servis Muguruza dan mengunci kemenangan ketika pukulan backhand petenis Spanyol itu terlalu jauh.

Pliskova akan bertemu pemenang pertandingan antara unggulan teratas Simona Halep dan Serena Williams untuk meraih tempat di semifinal, ketika ia melanjutkan usahanya untuk memperoleh gelar Grand Slam perdananya.

Baca juga: Melaju ke perempat final, Naomi Osaka akan hadapi Svitolina

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Zverev banting raket

Melbourne (ANTARA News) – Petenis dengan servis keras Milos Raonic melangkah ke perempat final Australia Terbuka dengan kemenangan tidak imbang yang mengejutkan 6-1, 6-1, 7-6(5) atas unggulan keempat Alexander Zverev, yang membanting raketnya pada pertandingan Senin.

Petenis Jerman berusia 21 tahun, Zverev, yang memenangi ATP Finals 2018 namun harus berjuang keras pada turnamen Grand Slam itu, enam kali dipatahkan servisnya pada dua set pertama sebelum petenis Kanada itu mengubah match point keempatnya menjadi angka pada set ketiga yang ketat untuk menyudahi pertarungan hanya dalam waktu kurang dari dua jam.

Setelah melakukan servis yang menjadi double-fault kelimanya yang berakibat break kedua pada set kedua, Zverev kehilangan kesabaran dan memukulkan raketnya ke lantai hingga hancur, sehingga mendapat peringatan wasit.

Raonic yang berusia 28 tahun selanjutnya akan menghadapi salah satu antara petenis Kroasia unggulan 11 Borna Coric atau petensi Prancis Lucas Pouille, yang menjadi unggulan 28, untuk memperebutkan satu tempat di semifinal, demikian Reuters.

Baca juga: Milos Raonic atasi Wawrinka dalam pertandingan empat set

Baca juga: Usai bungkam Federer, Tsitsipas tantang Batista di perempat final Australia Terbuka
  Milos Raonic (Reuters)

Penerjemah: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Federer dalam tekanan hadapi Tsitsipas

Melbourne (ANTARA News) – Kekecewaan yang dialami Roger Federer akibat pulang lebih awal dari turnamen Australia Terbuka mungkin tidak seberapa jika melihat kenyataan ia telah dikalahkan oleh petenis yang lebih muda dari dirinya.
   
Petenis gondrong Stefanos Tsitsipas tidak peduli dengan reputasi atau rekor saat ia berhasil mengalahkan jago tenis dari Swis berusia 37 tahun itu dengan 6-7(11), 7-6(3), 7-5, 7-6(5) di Rod Laver Arena yang penuh sesak.
   
Mengutip Reuters, Senin, terlihat Tsitsipas tidak merasa kaget atau kaku dalam bermain saat beradu dengan Federer yang sudah memegang 20 kali juara Grand Slam itu.
   
Hanya ada ketenangan dan optimisme pada petenis berusia 20 tahun itu, yang menjadi petenis Yunani pertama yang masuk perempat final Grand Slam.
   
Ia tidak jauh berbeda dengan Federer saat era awal 2000-an kala mendobrak permainan juara dunia Andre Agassi yang kala itu sudah berusia 35 tahun di final Amerika Terbuka 2005.
   
Seusai keluar dari Melbourne Park dengan melewatkan perempat final kedua kalinya dalam 18 tahun terakhir, Federer mengabaikan pernyataan petenis senior legendaris John McEnroe, bahwa penonton di Rod Lover Arena baru saja menyaksikan “pergantian penjaga”.
   
“Ya, dia akan selalu mengatakan banyak hal. Saya menyukai John. Saya sudah mendengar cerita itu 10 tahun terakhir. Dari situ, menurut saya tidak ada yang baru,” tutur Federer dengan ekspresi wajah yang murung.
   
Federer akan mencatat kekecewaannya kala gagal ke perempat final untuk kedua kalinya, yang pertama saat dikalahkan petenis Australia non-unggulan John Millman di Amerika Terbuka.
   
Meski begitu, ia bersikukuh akan bermain di turnamen Prancis Terbuka untuk yang pertama kalinya sejak 2015.
   
“Saya dalam tahap ingin menikmati diri sendiri dan merasa tidak perlu istirahat panjang. Saya akan bermain di ‘Roland Garros’,” katanya dalam konferensi pers.
   
Saat melawan Tsitsipas, Federer membiarkan semua 12 break point yang ia dapat dari lawannya itu tanpa mengubahnya menjadi skor dan melepaskan empat set point yang seharusnya bisa membuatnya unggul dua set.
   
“Itu tidak sesuai harapan saya saat di break point. Ini sangat membuat frustasi. Saya kalah dari pemain yang bermain lebih baik,” ujar Federer.

Baca juga: Usai bungkam Federer, Tsitsipas tantang Batista di perempat final Australia terbuka

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Melaju ke perempat final, Naomi Osaka akan hadapi Svitolina

Melbourne (ANTARA News) – Juara AS Terbuka Naomi Osaka kembali meraih kemenangan setelah tertinggal lebih dulu, saat menundukkan unggulan 13 Anastasija Sevastova 4-6, 6-3, 6-4 dan mencapai perempat final Australia Terbuka 2019, Senin.

Petenis Jepang unggulan keempat, yang harus berjuang untuk bangkit dari ketertinggalan satu set saat melawan Hsieh Su-Wei pada pertandingan sebelumnya, jauh dari penampilan terbaiknya ketika ia kesulitan saat melakukan servis dan sering memarahi dirinya sendiri dalam pertandingan yang bermandikan sinar matahari di Rod Laver Arena.

Namun, ia kukuh bertahan ketika diperlukan, mematahkan servis Sevastova pada gim ketujuh set penentuan sebelum menyudahi pertandingan setelah satu jam dan 47 menit dengan pukulan forehand.

Dikutip dari Reuters, Osaka selanjutnya akan melawan unggulan enam Elina Svitolina untuk meraih satu tempat pada semifinal.

Sebelumnya, Elina Svitolina mencapai perempat final dengan kemenangan 6-2, 1-6, 6-1 atas petenis Amerika Madison Keys.

Unggulan keenam asal Ukraina, yang memenangi WTA Finals 2018 di Singapura itu, melaju pada set pertama dengan mematahkan dua servis sebelum Keys bangkit pada set kedua, memimpin 5-0 sebelum mengkonversi set point keduanya untuk menyamakan kedudukan.

Svitolina (24), dua kali mematahkan servis finalis AS Terbuka 2017 Keys pada set penentuan, kemudian meraih poin dari match point pertamanya untuk menyudahi pertandingan dalam waktu satu jam dan 36 menit.

Baca juga: Osaka atasi ketakutan untuk kalahkan Hsieh, maju ke putaran keempat

Pewarta:
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Federer dalam tekanan mengerikan hadapi Tsitsipas

Melbourne (ANTARA News) – Kekecewaan yang dialami Roger Federer akibat pulang lebih awal dari turnamen Australia Terbuka mungkin tidak seberapa jika melihat kenyataan ia telah dikalahkan oleh petenis yang lebih muda dari dirinya.
   
Petenis gondrong Stefanos Tsitsipas tidak peduli dengan reputasi atau rekor saat ia berhasil mengalahkan jago tenis dari Swis berusia 37 tahun itu dengan 6-7(11), 7-6(3), 7-5, 7-6(5) di Rod Laver Arena yang penuh sesak.
   
Mengutip Reuters, Senin, terlihat Tsitsipas tidak merasa kaget atau kaku dalam bermain saat beradu dengan Federer yang sudah memegang 20 kali juara Grand Slam itu.
   
Hanya ada ketenangan dan optimisme pada petenis berusia 20 tahun itu, yang menjadi petenis Yunani pertama yang masuk perempat final Grand Slam.
   
Ia tidak jauh berbeda dengan Federer saat era awal 2000-an kala mendobrak permainan juara dunia Andre Agassi yang kala itu sudah berusia 35 tahun di final Amerika Terbuka 2005.
   
Seusai keluar dari Melbourne Park dengan melewatkan perempat final kedua kalinya dalam 18 tahun terakhir, Federer mengabaikan pernyataan petenis senior legendaris John McEnroe, bahwa penonton di Rod Lover Arena baru saja menyaksikan “pergantian penjaga”.
   
“Ya, dia akan selalu mengatakan banyak hal. Saya menyukai John. Saya sudah mendengar cerita itu 10 tahun terakhir. Dari situ, menurut saya tidak ada yang baru,” tutur Federer dengan ekspresi wajah yang murung.
   
Federer akan mencatat kekecewaannya kala gagal ke perempat final untuk kedua kalinya, yang pertama saat dikalahkan petenis Australia non-unggulan John Millman di Amerika Terbuka.
   
Meski begitu, ia bersikukuh akan bermain di turnamen Prancis Terbuka untuk yang pertama kalinya sejak 2015.
   
“Saya dalam tahap ingin menikmati diri sendiri dan merasa tidak perlu istirahat panjang. Saya akan bermain di ‘Roland Garros’,” katanya dalam konferensi pers.
   
Saat melawan Tsitsipas, Federer membiarkan semua 12 break point yang ia dapat dari lawannya itu tanpa mengubahnya menjadi skor dan melepaskan empat set point yang seharusnya bisa membuatnya unggul dua set.
   
“Itu tidak sesuai harapan saya saat di break point. Ini sangat membuat frustasi. Saya kalah dari pemain yang bermain lebih baik,” ujar Federer.

Baca juga: Usai bungkam Federer, Tsitsipas tantang Batista di perempat final Australia terbuka

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Usai bungkam Federer, Tsitsipas tantang Batista di perempat final Australia terbuka

Melborne (ANTARA News) – Setelah menggagalkan upaya hatrick Roger Federer, 
petenis Yunani Stefanos Tsitsipas menantang Roberto Batista Agut (Spanyol) pada babak 16 besar Australian Open 2019, Senin.

Pertarungan antara Tsitsipas dengan Agut  diperkirakan berlangsung menarik karena kedua petenis tersebut sama–sama berlabel pembunuh raksasa pada babak sebelumnya.

Jika Tsitsipas menyingkirkan juara bertahan, Agut adalah sosok yang mengalahkan finalis tahun lalu, Marin Cilic.

Agut juga lah yang mengalahkan Andy Murray pada babak pertama Australian Open 2019.

Tsitsipas  sendiri memupus harapan Roger Federer untuk mencetak hat-trick gelar Australia Terbuka pada Minggu, saat petenis Yunani Stefanos Tsitsipas menundukkan bintang asal Swiss itu dan menjadi petenis Yunani pertama yang mencapai perempat final Grand Slam.

Dalam pertandingan yang mempertemukan petenis tertua dan termuda yang tersisa dalam kelompok putra, Tsitsipas yang berusia 20 tahun mengatasi Federer 6-7(11), 7-6(3), 7-5, 7-6(5), di bawah cahaya Rod Laver Arena, mengakibatkan fans Yunani bingung sejenak di Melbourne Park.

Federer (37 tahun), 20 kali juara Grand Slam, akan menyesali peluang-peluangnya, setelah gagal memanfaatkan salah satu dari 12 break point yang ia peroleh dari Tsitsipas selama pertandingan memukau yang sarat dengan pukulan-pukulan cemerlang itu.

Sebaliknya, Tsitsipas lah yang menunjukkan kepala bijak anak muda pada tiebreak terakhir dari laga yang terus menegangkan.

Ketika mendapat satu match point setelah pukulan forehand Federer terlalu panjang, ia memanfaatkannya, memaksakan kesalahan backhand dari petenis Swiss itu untuk mengumumkan bahwa ia adalah salah satu tahapan terbesar dalam turnamen tersebut.

Ia mengangkat tangannya dalam kemenangan dan berteriak, membuat saudaranya menitikkan airmata gembira di box pemain.

“Tidak ada yang bisa saya jelaskan, saya tidak bisa menjelaskan ini, saya orang paling bahagia di bumi sekarang,” kata Tsitsipas dalam wawancara di tepi lapangan.

“Roger adalah legenda dalam olahraga kita, ia menunjukkan tenis yang bagus selama bertahun-tahun. Saya telah mengidolakannya sejak saya berusia enam tahun.

“Saya tidak kehilangan kesabaran saya, bertahan dalam reli-reli itu. Adalah sangat penting untuk menyelamatkan breakpoint-breakpoint tersebut.”

Tsitsipas mungkin ditetapkan untuk mendapat hadiah yang lebih besar, mencapai semifinal, jika ia mengalahkan unggulan 22 asal Spanyol Roberto Bautista Agut.

Sementara Federer akan mencatat bahwa ia telah kalah pada babak 16 besar dalam dua Grand Slams terakhir, setelah kalah oleh petenis bukan unggulan asal Australia John Millman pada AS Terbuka.

“Jelas saya tidak berjalan sesuai yang saya harapkan dengan sejumlah breakpoint tersebut,” kata Federer yang mengaku sangat menyesal, dikutip dari Reuters.

Baca juga: Federer sempat dicegah masuk pihak keamanan Australia Terbuka

Baca juga: Federer kalahkan Fritz untuk melaju ke babak 16 besar

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Djokovic pertahankan peringkat nomor wahid dunia

Jakarta (ANTARA News) – Unggulan pertama Novak Djokovic kembali menemukan ketenangannya setelah sempat kehilangan set ketiga untuk mengalahkan petenis muda Kanada Denis Shapovalov 6-3 6-4 4-6 6-0 mencapai putaran keempat turnamen Australia Terbuka di Melbourne, Sabtu.

Kemenangan tersebut juga menjamin posisi petenis Serbia itu tetap berada di urutan teratas peringkat dunia yang akan dirilis ATP pada 28 Januari mendatang.

Di putaran keempat Djokovic kembali akan ditantang oleh petenis muda, kali ini Daniil Medvedev dari Rusia.

Djokovic telah mencatat 17 kemenangan berturut-turut melawan petenis-petenis kidal di Grand Slam, sejak dikalahkan Rafa Nadal di final Prancis Terbuka 2014.

“Kecuali pada set ketiga yang sempat menurun, saya rasa penampilan saya tadi cukup bagus khususnya di set keempat,” kata Djokovic seperti dikutip Reuters.

“Saya sudah perkirakan Denis akan tampil agresif. Saya cukup bertahan di belakang garis dan melakukan servis dengan baik dan melancarkan pukulan yang tepat,” tambahnya.

Juara grand slam 14 kali itu menunjukkan dominasinya di awal pertandingan dengan mematahkan servis lawannya tiga kali dan merebut angka pada satu-satunya kesempatan breakpoint saat unggul 5-4 untuk memenangi set kedua.

Petenis berusia 31 tahun itu sempat kehilangan ketenangannya pada set ketiga ketika permintaannya agar pencahayaan buatan dimatikan, tidak dikabulkan panitia. Set ketiga tersebut akhirnya dimenangi Shapovalov.

“Seingat saya dalam tahun-tahun sebelumnya lampu tidak dinyalakan pada pukul lima sore, mungkin saya salah, mungkin tidak. Tapi menurut saya saat itu belum perlu menyalakan lampu,” ucapnya.

“Menurut informasi dari supervisor, itu permintaan TV, tapi apa pun alasannya, kita harus saling menghormati,” katanya.

Namun, pada set keempat Djokovic kembali bangkit dan tidak memberikan Shapovalov kesempatan meraih angka.

Sementara itu Medvedev, unggulan 15, lolos ke putaran empat setelah mengalahkan petenis Belgia David Goffin 6-2 7-6(3) 6-3

Baca juga: Sukses redam emosi, Djokovic atasi Shapovalov

Baca juga: Tsitsipas harus siap mental hadapi Federer

Baca juga: Federer kalahkan Fritz untuk melaju ke babak 16 besar

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Federer sempat dicegah masuk pihak keamanan Australia Terbuka

Melbourne, Australia (ANTARA News) – Australia menerapkan peraturan yang ketat dalam pelaksanaan Australia Terbuka, bahkan salah satu petenis top dunia Roger Federer pun harus tunduk kala menyalahi aturan di gelaran ini.

Sebagai salah satu sosok yang dikenal di muka bumi, Federer sempat dicegah salah satu petugas keamanan yang sangat ketat saat akan memasuki ruang penyimpanan di Australia Terbuka, melansir Reuters, Sabtu.

Sebuah rekaman gambar yang beredar di Twitter menunjukkan Federer yang dicegah petugas keamanan di pintu masuk karena tidak membawa kartu akreditasi turnamen.

Semua orang yang terlibat dalam turnamen itu mulai dari pemain, staf, hingga awak media mengenakan tanda pengenal yang dikalungkan di leher untuk bisa mengakses area keamanan di Melbourne Park, yang bahkan seorang Federer pun tidak bisa masuk karena tidak memiliki tanda pengenal.

Tidak ada ketegangan yang terjadi akibat insiden itu, namun bagaimanapun petenis berusia 37 tahun itu harus berhenti dan sabar menunggu hingga akhirnya rombongannya datang membawakan tanda pengenal miliknya.

Akhirnya ia pun diperbolehkan masuk saat satu anggota timnya menunjukkan tanda pengenal milik Federer ke petugas keamanan, yang kemudian tersenyum dan mengangguk pertanda ia tidak ditipu oleh seseorang yang mengaku-ngaku sebagai Federer.

Federer akan melanjutkan pertaruhannya untuk mencetak predikat juara tujuh kali Australia Terbuka melawan petenis Yunani Stefanos Tsitsipas pada pertandingan putaran keempat hari Minggu (20/1).

Baca juga: Djokovic pertahankan peringkat nomor wahid dunia

Baca juga: Sukses redam emosi, Djokovic atasi Shapovalov

Baca juga: Federer kalahkan Fritz untuk melaju ke babak 16 besar
 

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Sukses redam emosi, Djokovic atasi Shapovalov

Melbourne, Australia (ANTARA News) – Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic sukses meredam emosinya setelah sempat kehilangan poin set ketiga dan akhirnya mengatasi petenis muda Kanada 6-3, 6-4, 4-6, 6-0 dalam putaran ketiga turnamen Australia Terbuka di Melbourne Park, Australia, Sabtu.

Petenis bertabur 14 kali gelar Grand Slam tersebut menegaskan keunggulannya dengan mematahkan pukulan servis lawannya yang masih berusia 19 tahun sebanyak tiga kali, demikian dilansir Reuters.

Pada set kedua, Djokovic mampu memanfaatkan satu-satunya kesempatan breakpoint saat skor 5-4 dan memimpin 2-0.

Namun, Djokovic lantas menemui tantangan pada set ketiga bukan hanya dari dalam lapangan melainkan dari luar lapangan juga. Ia sempat terlihat mengomel lantaran permintaannya agar lampu lapangan dimatikan diabaikan. Akibatnya ia kehilangan dua break servis berturut-turut di set ketiga.

Petenis top asal Serbia ini mengeluarkan rasa frustasinya dengan berteriak keras saat ia mematahkan pukulan servis Shapovalov di awal set keempat dan memimpin skor dengan mudah hingga akhir pertandingan.

Pada putaran keempat, juara bertahan Wimbledon dan Amerika Terbuka ini akan bertemu dengan petenis peringkat 15 asal Ruposia yaitu Daniil Medvedev, yang mencetak Grand Slam terbaiknya hingga sekarang dengan mencapai putaran keempat usai mengalahkan David Goffin 6-2, 7-6(3), 6-3.

Baca juga: Djokovic tekuk Krueger di putaran kedua Australia Terbuka

Baca juga: Osaka atasi ketakutan untuk kalahkan Hsieh, maju ke putaran keempat

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Osaka atasi ketakutan untuk kalahkan Hsieh, maju ke putaran keempat

Melbourne, Australia (ANTARA News) – Juara AS Terbuka Naomi Osaka berhasil mengatasi ketakutannya terhadap petenis Taiwan Hsieh Su-wei dan melenggang ke putaran empat tunggal putri Australia Terbuka dengan skor 5-7, 6-4, 6-1.
   
Petenis unggulan keempat asal Jepang itu sempat kebingungan saat meladeni pukulan sudut Hsieh dari kedua sisi dan pertahanannya yang kuat di Margaret Court Arena, dikutip dari Reuters, Sabtu.
   
Namun pukulan servis Hsieh pun runtuh dan Osaka menguasai 10 dari 11 gim untuk menyudahi pertandingan dengan rentetan pukulan keras dari Osaka.
   
Selanjutnya, Osaka akan berrtemu dengan Anastasija Sevastova untuk memperebutkan tempat di perempat final.

Baca juga: Osaka kalahkan Zidansek di Australia Terbuka

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Tsitsipas harus siap mental hadapi Federer

Melbourne (ANTARA News) – Petenis Yunani Stefanos Tsitsipas mengatakan ia harus berada di puncak kekuatan mental untuk melawan juara enam kali Australia Terbuka Roger Federer setelah harapannya menghindari legenda tenis itu untuk putaran keempat pupus.
   
Tsitsipas yang berada di unggulan 14 Australia Terbuka, mengalahkan Nikoloz Basilashvili 6-3, 3-6, 7-6(7), 6-4 pada pertandingan 16 besar, Jumat.
   
Mengutip laporan Reuters, Sabtu, petenis berusia 20 tahun ini sebetulnya berharap bisa melawan Fritz agar ia bisa menghindari berduel dengan Federer yang memegang titel juara 20 Grand Slam.
   
Keduanya pernah bertanding dalam Piala Hopman baru-baru ini, yang dimenangi oleh Federer 7-6(5) dan 7-6(4).
   
“Saya belajar banyak sejak pertandingan terakhir dengan dia. Pola (permainan) yang ia gunakan sekarang sedikit lebih baik. Servisnya sangat bagus, jadi saya harus memanfaatkan itu dan mengambil keuntungan dari pukulan balik sebanyak mungkin,” ujar Tsitsipas.
   
Meski diwarnai kekhawatiran, namun ia begitu menantikan pertandingan keduanya pada putaran selanjutnya pada Minggu.
   
“Dia adalah legenda di olahraga ini. Akan menjadi hari yang hebat saat berhadapan dengannya di Rod Lover yang merupakan salah satu arena terbaik. Saya sangat menantikan pertandingan itu,” katanya.
   
Ia mengaku memiliki kenangan jelas kala melihat Federer bertanding di final melawan Rafa Nadal atau Novak Djokovic selama bertahun-tahun dan ia berharap tidak kewalahan dalam menghadapi Federer.
   
Tsitsipas mengakui bahwa tidak lah mudah melawan petenis yang sudah ia awasi selama ini dan menghadapinya langsung di lapangan.
   
“Secara mental kita harus lebih kuat dibanding pertandingan sebelumnya. Federer sudah punya banyak pengalaman. Namun untuk mengalahkan dia, kita sebagai pemain harus siap dan yakin dengan kemampuan masing-masing,” pungkas Tsitsipas.

Baca juga: Federer kalahkan Fritz untuk melaju ke babak 16 besar

Baca juga: Nadal taklukkan Tsitsipas di final Toronto

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Permainan agresif Sharapova singkirkan juara bertahan Wozniacki

Melbourne (ANTARA News) – Petenis asal Rusia Maria Sharapova menyingkirkan juara bertahan, unggulan ketiga Caroline Wozniacki dari Denmark dengan permainan yang agresif pada putaran ketiga Australia Terbuka, untuk melaju ke babak 16 besar.

Sharapova yang menjadi unggulan 30 itu meraih kemenangan 6-4, 4-6, 6-3 di Rod Laver Arena, Melbourne, Jumat.

Lima kali juara Grand Slam yang terakhir kali meraih gelar turnamen besar itu di Prancis Terbuka pada 2014, menghasilkan 37 winners dibanding lawannya yang membukukan 10.

“Menurutku level (permainan) cukup tinggi. Dia adalah juara bertahan di ajang ini dan bukan rahasia lagi jika dia menyukai arena ini,” kata Sharapova usai pertandingan.

“Aku berlatih untuk pertandingan semacam ini jadi sangat memuaskan untuk memenangi poin terakhir,” kata Sharapova.

Wozniacki terlebih dulu melakukan break tapi menyia-nyiakan keunggulannya itu dengan melakukan double fault sebelum petenis Rusia yang sempat dilarang bermain 15 bulan karena terbukti mengonsumsi zat terlarang meldonium pada 2016 itu memenangi tiga gim terakhir di set pertama.

Wozniacki kembali ke permainan setelah double fault Sharapova memberinya kemenangan di set kedua dan membuat pertandingan di Rod Laver Arena itu semakin seru.

Sharapova berteriak kegirangan setelah melakukan breakpoint ketiganya di gim ketujuh dengan forehand dan kembali mematahkan servis Wozniacki untuk menyegel kemenangan di pertandingan yang memakan waktu dua jam 24 menit itu.

Selanjutnya Sharapova akan menghadapi petenis tuan rumah Australia, Ashleigh Barty yang menyisihkan petenis Yunani Maria Sakkari 7-5, 6-1, untuk memperebutkan tempat di perempat final.

“Aku kira kisahnya fenomenal, dia senang bermain di sini,” kata Sharapova soal Barty.

“Aku tahu nanti pendukungnya akan ramai, tapi aku datang ke sini untuk tampil dan bermain tenis,” kata Sharapova.

Baca juga: Petenis muda AS Anisimova singkirkan unggulan ke-11 Sabalenka

Baca juga: Federer kalahkan Fritz untuk melaju ke babak 16 besar

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Sharapova singkirkan juara bertahan Wozniacki untuk melaju ke 16 besar

Jakarta (ANTARA News) – Petenis asal Rusia Maria Sharapova menyingkirkan juara bertahan, unggulan ketiga Caroline Wozniacki dari Denmark pada putaran ketiga Australia Terbuka, untuk melaju ke babak 16 besar.

Sharapova yang menjadi unggulan 30 itu meraih kemenangan 6-4, 4-6, 6-3 di Rod Laver Arena, Melbourne, Jumat.

Lima kali juara Grand Slam yang terakhir kali meraih gelar turnamen besar itu di Prancis Terbuka pada 2014, menghasilkan 37 winners dibanding lawannya yang membukukan 10.

Selanjutnya Sharapova akan menghadapi petenis tuan rumah Australia, Ashleigh Barty yang menyisihkan petenis Yunani Maria Sakkari 7-5, 6-1, untuk memperebutkan tempat di perempat final.

Baca juga: Data dan fakta Maria Sharapova vs Caroline Wozniacki
Baca juga: Ashleigh Barty ke putaran keempat Australia Terbuka

 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Petenis muda AS Anisimova singkirkan unggulan ke-11 Sabalenka

Jakarta (ANTARA News) – Petenis muda Amerika Serikat Amanda Anisimova menyingkirkan unggulan ke-11 Ayrna Sabalenka di Australia Terbuka, Melbourne, Jumat, dengan dua set langsung 6-3 6-2 untuk melaju ke putaran empat turnamen.

Petenis yang baru berusia 17 tahun itu merepotkan lawannya yang memiliki ranking lebih tinggi itu dengan tenaga yang melimpah di lapangan.

Kemenangan itu merupakan yang ketiga kalinya secara beruntun bagi Anisimova, termasuk dominasi 6-0 6-2 ketika melawan unggulan ke-24 Leisa Tsurenko.

Anisimova akan bertemu dengan pemenang laga Petra Kvitova melawan Belinda Bencic di putaran empat empat turnamen nanti.

Petenis termuda di turnamen itu mengatakan dia tidak segan-segan ingin menjadi pemenang Grand Slam remaja seperti Maria Sharapova, yang dia kagumi.

“Aku ingin memenangi pertandingan ini sekarang,” kata petenis asal Miami itu.

Anisimova tidak menunjukkan tanda-tanda tegang walaupun baru tiga kali turun di Grand Slam.

Dia mematahkan servis Sabalenka di gim pembuka dan di gim ketiga petenis Belarusia yang sering bermain dominan itu memandang ke langit seakan heran dengan lawannya yang masih muda tapi mampu bermain seperti petinju kelas berat.

“Tentunya, aku mencoba untuk sangat agresif hari ni karena dia bermain sangat agresif juga dan kami berdua sama-sama pemukul yang keras,” kata Anisimova.

Mengabaikan konsekuensi sebagai petenis muda, Anisimova bahkan tidak akan mundur selangkah, separuh melakukan pukulan voli terhadap bola dari pukulan keras lawannya jika dibutuhkan.

Anisimova yang berada di ranking 87 mungkin memiliki servis dan forehand yang kuat, tapi pukulan backhand dengan dua lengannya lah yang menjadi potensi luar biasanya.

Dengan ayunan backhandnya, dia mengambil bola sedini mungkin seperti yang dilakukan petenis lainnya di turnamen, namun selalu terlihat seimbang dan tidak pernah terburu-buru.

Dia bahkan mematahkan servis kuat pertama Sabalenka.

Walaupun taktik seperti itu tidak selalu berbuah kemenangan, petenis Amerika Serikat itu tidak terlihat gelisah setelah melakukan sejumlah kesalahan. Hal itu seakan menyampaikan pesan bahwa dia lah yang mengendalikan permainan.

Unggulan ke-11 pun terdengar frustasi setelah kalah telah di match poin dia membuang bola ke atap stadion dengan kesal karena mendapati dirinya gagal melaju ke babak 16 besar.

Di akhir pertandingan, sang pemenang pertandingan pun melemparkan ciuman ke para penonton di stadion.

Baca juga: Sharapova singkirkan juara bertahan Wozniacki untuk melaju ke 16 besar
Baca juga: Federer kalahkan Fritz untuk melaju ke babak 16 besar

T.A059/

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Tenis Australia Terbuka: Maria Sharapova VS Caroline Wozniacki

Tenis Australia Terbuka: Maria Sharapova VS Caroline Wozniacki

Petenis Rusia Maria Sharapova melakukan service bola ke arah lawannya petenis Denmark Caroline Wozniacki dalam pertandingan tunggal putri putaran ketiga Turnamen Tenis Australia Terbuka, Melbourne Park, di Melbourne, Australia, Jumat (18/1/2019). ANTARA FOTO/Reuters-Aly Song/hp.

Posted on

Federer kalahkan Fritz untuk melaju ke babak 16 besar

Melbourne (ANTARA News) – Roger Federer merayakan kemenangan pada pertandingan ke 100-nya di Australia Terbuka 2019 setelah mengalahkan petenis muda asal Amerika Serikat Taylor Fritz di Melbourne pada Jumat untuk melaju ke babak 16 besar.

Enam kali juara Australia Terbuka itu meladeni Fritz yang masih berusia 21 tahun dengan melakukan break empat kali dan memenangi pertandingan yang digelar di Rod Laver Arena itu dengan skor 6-2, 7-5, 6-2.

Petenis unggulan ketiga asal Swiss itu sedang mengincar titel juara Australia Terbuka untuk ketiga kalinya secara berturut-turut di Melbourne Park setelah menorehkan rekor lolos ke putaran empat Grand Slam untuk ke-63 kalinya sebagai petenis profesional.

Mantan petenis nomor satu itu akan melawan petenis muda Yunani Stefanos Tsitsipas untuk memperebutkan tempat di perempat final untuk mengincar titel juara Grand Slam ke-21 bagi dirinya, demikian Reuters.

Baca juga: Ashleigh Barty ke putaran keempat Australia Terbuka

Baca juga: Osaka kalahkan Zidansek di Australia Terbuka

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Hasil pertandingan tenis tunggal putri Australia Terbuka 2019

Jakarta (ANTARA News) – Berikut ini hasil pertadingan tenis nomor tunggal putri turnamen Australia Terbuka 2019 di Melbourne, Kamis, seperti disiarkan Reuters.

Putaran dua
1-Simona Halep (ROU) kalahkan Sofia Kenin (USA) 6-3, 6-7(5), 6-4

Venus Williams (USA) kalahkan Alize Cornet (FRA) 6-3, 4-6, 6-0

Dayana Yastremska (UKR) kalahkan 23-Carla Suarez Navarro(ESP) 6-3, 3-6, 6-1  

16-Serena Williams (USA) kalahkan Eugenie Bouchard (CAN) 6-2, 6-2

Timea Bacsinszky (SUI) kalahkan Natalia Vikhlyantseva(RUS) 6-2, 7-5  

18-Garbine Muguruza (ESP) kalahkan Johanna Konta (GBR) 6-4, 6-7(3,) 7-5

27-Camila Giorgi (ITA) kalahkan Iga Swiatek (POL) 6-2, 6-0

7-Karolina Pliskova (CZE) kalahkan Madison Brengle (USA) 4-6, 6-1, 6-0

4-Naomi Osaka (JPN) kalahkan Tamara Zidansek (SLO) 6-2, 6-4

28-Su-Wei Hsieh (TPE) kalahkan Laura Siegemund (GER) 6-3, 6-4

21-Qiang Wang (CHN) kalahkan Aleksandra Krunic (SRB) 6-2, 6-3

13-Anastasija Sevastova (LAT)  kalahkan Bianca Andreescu (CAN) 6-3, 3-6, 6-2

12-Elise Mertens (BEL) kalahkan Margarita Gasparyan (RUS) 6-1, 7-5

17-Madison Keys (USA) kalahkan Anastasia Potapova (RUS) 6-3, 6-4

Shuai Zhang (CHN) kalahkan Kristyna Pliskova (CZE) 6-3, 7-5

6-Elina Svitolina (UKR) kalahkan Viktoria Kuzmova (SVK) 6-4, 6-1

Baca juga: Data dan fakta Maria Sharapova vs Caroline Wozniacki

Baca juga: Petenis China cemerlang di awal Australia Terbuka

Baca juga: Osaka kalahkan Zidansek di Australia Terbuka

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Ashleigh Barty ke putaran keempat Australia Terbuka

Melbourne (ANTARA News) – Petenis Australia Ashleigh Barty mengalahkan petenis Yunani Maria Sakkari 7-5, 6-1 untuk maju ke putaran keempat turnamen tenis Australia Terbuka di Melbourne, Jumat.   

Kemenangan petenis tuan rumah tersebut sekaligus menjaga harapan Australia untuk bisa merebut gelar juara putri, demikian dilaporkan Reuters.
   
Di lapangan Rod Laver Arena yang atapnya ditutup karena hujan yang mengguyur pada pagi hari, Barty yang menempati peringkat 15 pada turnamen Grand Slam di negaranya sendiri itu, dua kali mencuri angka dari servis Sakkari pada setiap set. Dia meraih kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam dan 22 menit.
   
Barty, yang juga bermain pada kompetisi kriket level elit, juga melepaskan 13 ace pada pertandingan tersebut dan dia juga menyamai penampilan terbaiknya di turnamen Grand  Slam setelah mencapai 16 besar pada AS Terbuka 2018.
   
Petenis berusia 22 tahun itu pada pertandingan berikutnya akan menghadapi seorang petenis mantan nomor satu dunia saat dia menunggu pemenang pertandingan putaran ketiga antara juara bertahan Caroline Wozniacki dan mantan juara Maria Sharapova.

Baca juga: Data dan fakta Maria Sharapova vs Caroline Wozniacki

Baca juga: Petenis tuan rumah beri awalan baik pada Australia Terbuka
 

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Data dan fakta Maria Sharapova vs Caroline Wozniacki

Jakarta (ANTARA News) – Berikut ini adalah data dan fakta antara petenis Rusia Maria Sharapova dan petenis Denmark Caroline Wozniacki menjelang pertandingan mereka pada putaran ketiga Australia Terbuka, Jumat, dikutip dari Reuters.

30-Maria Sharapova

Usia: 31

WTA Ranking: 30

Gelar Grand Slam: 5 (Australia Terbuka 2008; Prancis Terbuka 2012, 2014; Wimbledon 2004; AS Terbuka 2006)

Penampilan pada Australia Terbuka 2018: putaran ketiga

Penampilan terbaik pada Australia Terbuka: Juara (2008)

Sharapova tampaknya sudah melupakan cedera pahanya ketika ia meninggalkan lawannya pada putaran pertama Harriet Dart berurai airmata ketika ia mengalahkannya dengan telak 6-0, 6-0 sebelum membuat Rebecca Peterson bermain singkat pada putaran kedua.

Namun petenis Rusia dengan pukulan keras itu akan sangat sibuk menghadapi unggulan ketiga sekaligus juara bertahan Wozniacki jika ia tidak ingin tersingkir pada putaran ketiga untuk keduakalinya secara beruntun di Melbourne.

  Caroline Wozniacki saat menjuarai Ausralia Terbuka 2018 (Reuters/Thomas Peter)
3-Caroline Wozniacki

Age: 28

WTA Ranking: 3

Gelar Grand Slam: 1 (Australia Terbuka 2018)

Penampilan pada Australia Terbuka 2018: Juara

Penampilan terbaik pada Australia Terbuka: Juara (2018)

Wozniacki menyingkirkan Alison Van Uytvanck dan Johanna Larsson dalam dua set langsung dengan pukulan rapi yang memanfaatkan lebar lapangan untuk menyiapkan winnernya.

Ia kalah enam kali dari Sharapova dalam 10 pertandingan namun itu terjadi sebelum petenis Rusia itu diskors 15 bulan karena doping.

Petenis Denmark tersebut akan menyukai peluangnya melawan unggulan 30 Sharapova, yang belum pernah memenangi Grand Slam sejak Prancis Terbuka 2014.

Baca juga: Sharapova bakal bertemu Wozniacki di putaran tiga Australia Terbuka

Baca juga: Wozniacki berpeluang tantang Sharapova di putaran tiga Australia Terbuka

Penerjemah: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Posted on

Petenis China cemerlang di awal Australia Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Para petenis China menunjukkan penampilan cemerlang dengan mencatat kemenangan pada babak-babak awal turnamen tenis grand slam Australia Terbuka di Melbourne pekan ini.

Di tunggal putri putaran kedua, Kamis,  petenis China Zhang Shuai mencatat kemenangan straight set atas Kristyna Pliskova dari Ceko 6-3, 7-5, sedangkan rekannya Wang Qiang menaklukkan petenis Serbia Aleksandra Krunic 6-2, 6-3.

Di sektor ganda putri, Wang Qiang yang berpasangan dengan pemain muda Jiang Xinyu juga lolos ke putaran dua dengan menaklukkan Pauline Parmentier/Maria Sakkari, pasangan campuran Prancis/Yunani.

Meski kurang pengalaman disbanding lawannya yang dari Eropa, Wang/Jiang dapat menunjukkan permainan net yang tajam dan dapat mengembalikan servis-servis lawan dengan baik hingga menang 6-3, 6-4.

Pemain putri China lainnya, Han Xinyun, yang berpasangan dengan petenis putri Kroasia Darija Jurak di sector ganda putri, juga tampil cemerlang untuk mengalahkan Anastasija Sevastova (Latvia)/Anastasia Pavlyuchenkova (Rusia) 7-6 (4), 3-6, 4-6.

Pertandingan putaran kedua antara Zhang Shuai melawan Pliskova sempat terhenti karena hujan turun.

Zhang cukup dominan pada pertandingan tersebut, khususnya pada set pertama.

“Di set pertama saya bisa main bagus, tapi setelah pertandingan terhenti karena hujan, lawan mulai tenang dan dapat kembali bangkit,”kata Zhang Shuai seperti dikutip kantor berita Xinhua.

Zhang pada putaran ketiga akan menantang pemain nomor tujuh dunia Elina Svitolina dari Ukraina.

Baca juga: Naomi Osaka melaju ke putaran ketiga Australia Terbuka

Baca juga: Milos Raonic atasi Wawrinka dalam pertandingan empat set

Baca juga: Nishikori lolos ke putaran tiga Australia Terbuka

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019